Friday, September 19, 2008

Shenzen

CALAK EDU

Shenzhen

INI cerita lain soal kesulitan berbahasa yang dihadapi oleh siswa kita. Ketika mengantar para siswa Sekolah Sukma Bangsa ke Shenzhen, China, untuk mengikuti Asia Pacific Youth Art Festival hampir setahun yang lalu, Edu teringat betapa anak-anak kesulitan dalam mengisi ragam dan bentuk dokumen keimigrasian. Dengan riang gembira mereka bilang bahwa kata custom berarti seragam, dan mereka memenuhi syarat untuk pergi ke luar negeri karena mereka menggunakan pakaian seragam. Edu tersenyum ketika memberi mereka pengertian tentang makna custom sebenarnya. Ketika sampai di Hong Kong, seorang siswa bernama Ita Zahara bertanya kepada Edu. "Pak, ham itu artinya pedas kan? Lihat Pak, banyak sekali tulisan ham di restoran Hong Kong ini." Rasa bahasa Ita Zahara memang sedang bermain, mencoba mengartikan bahasa dalam konteks lingkungannya. Meskipun salah, Edu tetap menghargai dan mengapresiasi keberanian Ita Zahara dalam mengartikan kata yang baru ditemuinya itu.

Sepenggal kisah perjalanan anak-anak Sekolah Sukma Bangsa setahun lalu itu selalu menggelayuti benak pikiran Edu. Betapa tidak, perjalanan itu adalah perjalanan bersejarah di bulan baik bagi anak-anak yang baik. Anak-anak Sukma Bangsa tahun pertama adalah emosi para pengelolanya. Mereka sangat membanggakan begitu diberikan kepercayaan untuk mengikuti sebuah event internasional seperti AYAF, dan berhasil memukau audiens di Shenzhen dengan pesan yang kuat: silakan bergembira, tetapi jangan lupa bahwa kegembiraan selalu datang setelah kita mengalami perasaan sedih, duka cita, dan mimpi buruk. Anak-anak korban tsunami, korban konflik, yatim-piatu, dan fakir miskin mencoba merajut kembali mimpinya melalui sekolah Sukma Bangsa yang memberi mereka harapan tentang masa depan.

Dengan modal tradisi keagamaan yang cukup, anak-anak Sekolah Sukma Bangsa seperti sedang menjajaki salah satu hadis Nabi yang populer, "uthlubu al-ilma walau bi al-siin, tuntutlah ilmu hingga ke negeri China. Dalam perjalanan ke Shenzen tak terhitung berapa kali mereka mengalami gegar budaya. Keluar dari Aceh adalah kali pertama bagi anak-anak untuk mengenali lingkungan lain. Belum lagi ketika naik ke dalam pesawat, sampai di Jakarta, bermalam di hotel berbintang, tahu bagaimana sebuah studio televisi beroperasi, dan perjalanan ke Shenzhen yang menyenangkan adalah contoh bagaimana anak-anak dengan tingkat pengalaman yang traumatis sekalipun dapat mengatasi persoalan gegar budaya yang pernah mereka alami. Edu mencatat bahwa perjalanan tersebut benar-benar menghapus perasaan traumatis anak-anak dengan masing-masing dukanya. Lingkungan yang kondusif dan positif untuk belajar adalah kata kuncinya. Hal ini hanya bisa didapati ketika para guru dan orang tua tahu bagaimana caranya berbagi dan memilihkan mereka sekolah yang memenuhi kriteria kondusif dan positif itu.

Kisah sukses perjalanan anak-anak Sukma Bangsa ke Shenzhen yang berhasil memperoleh Golden Award setahun lalu menyisakan banyak kesan dan pengalaman. Seorang siswi asal Banda Aceh bernama Risty berterus terang sukar menghapus kenangan indah perjalanan tersebut dari benaknya. Apalagi ketika mereka berhasil meraih simpati para mahasiswa Universitas Shenzhen yang meminta mereka menampilkan tari dan kesenian Aceh. Edu bertanya kepada Risty, kenapa justru penampilan di Universitas Shenzhen yang paling berkesan buatnya. Jawaban Risty sungguh di luar dugaan Edu. Menurut Risty, fakta bahwa begitu banyak mahasiswa Shenzhen mempelajari bahasa asing sangat menggugah batinnya untuk memperdalam ilmu bahasa secara sungguh-sungguh. Risty tak menyangka bahwa mempelajari bahasa ternyata mempunyai landasan teologis yang sesuai dengan rasa keacehan dan keagamaan dirinya. Bagaimana ceritanya?

Rupanya Risty berkenalan dengan seorang mahasiswa bernama Chen Kwa yang mengaku baru tiga bulan mempelajari bahasa Indonesia. Menurut Chen, ketika seseorang mempelajari suatu bahasa asing, dia tak pernah bisa menjawab pertanyaannya sendiri tentang siapa sebenarnya orang pertama yang menerjemahkan kata atau kalimat tertentu dalam bahasa China seperti kamsia atau xie-xie menjadi terima kasih ke dalam bahasa Indonesia. Chen tak mendapati buku ataupun catatan antropologis yang menyebutkan orang pertama yang melakukan proses penerjemahan tersebut. Bagi Chen, hanya Tuhan sajalah yang mampu menuntun seseorang memahami suatu makna dalam suatu bahasa melalui idiom atman dan anatta atau roh setiap diri manusia. Bahasa merupakan bentuk paling sahih dari kebesaran dan keberadaan Tuhan.


(Sumber:Ahmad Baedowi)

Sunday, August 31, 2008

Catatan Kecil Puasa Ramadhan

malam ini, malam pertama "tarawih" di Surau Asy-Syakirin, kat kawasan Taman Tenaga, Kajang, Selangor. Surau itu tak jauh sgt dr tempat tinggal (rumah) kami. D Surau mmg nampak ramai drpd jamaah salat, ada jamaah drpd negara2 Timur Tengah, Afrika, India, Thailand, dan sebagainya, yg umumnya mrk adalah pelajar luar negara. Sewaktu hendak salat Isya, hampir shj sy tak dpt lg tempat (shaf) salat sewaktu akan melakukan salat isya,,,, (hehe,, sebab sy terlambat pergi k Surau, coz ada hal sikit d rmh yg mesti sy tengok2 lbh dahulu jer).
Selepas dr Surau, sy balik k rmh dan mnyempatkan sikit masa tuk tengok2 blog ini,,, tp tak tahu macam mana nak mahu "isi" di dalammnya. Mlm ini pn takde ide sikit pn, jd nak cari2 shj bbrp blog tetangga, yg mgkn bermanfaat utk kita renungi. Bbrp catatan2 puasa itu (hehe, dr blog jiran jer)yg nak posting itu, adalah:

PERTAMA
Elakkan diri daripada segala perbuatan perosak pahala puasa, menjauhkan diri daripada mengumpat, mencela dan memfitnah. Diriwayatkan oleh Al-Thabrani dari Rasulullah SAW bersabda: "Puasa itu Junnah (perisai) selama ia tidak dirosakkan dengan dusta dan umpat."

KEDUA
Kurangkan makan dan minum sewaktu berbuka dan bersahur. Orang yang berpuasa tidak akan dapat faedah berpuasa apabila gelojoh sewaktu berbuka dan sewaktu bersahur. Kesannya: kegagalan fungsi puasa sebagai pemotong hawa nafsu atau mematahkan syahwat yang berlebihan.

KETIGA
Kurangkan tidur terutama di siang hari. Kebanyakan antara kita mencari-cari jalan untuk tidur agar tidak keletihan berpuasa. Ini boleh menghilangkan rahsia dan hikmah puasa yang sebenarnya. Sepatutnya, keletihan dan kesusahan yang harus kita harungi dan kita hayati.

KEEMPAT
Menahan hati daripada memikirkan keinginan-keinginan yang remeh dan urusan-urusan yang tidak baik. Kita juga kerap memikirkan persediaan-persediaan menyambut hari raya yang kadangkala lebih banyak diselaputi kemewahan. Sepatutnya puasa mendorong kita menghindari sikap itu.

KELIMA
Sentiasa memikirkan azab akhirat dan memikirkan seksa neraka. Hendaklah kelaparan dan kehausan itu mengingatkan kita tentang kelaparan ahlul mahsyar pada hari akhirat yang sangat dahsyat.

KEENAM
Mencambahkan rasa berharap kepada keampunan dan kasih sayang Allah Taala. Kita tidak mengetahui, apakah puasa kita diterima oleh Allah atau tidak. Puasa tanpa adab samalah ertinya kita makan tanpa zat dan khasiat.

Semoga bermanfaat. Salam!

Tuesday, August 26, 2008

Aktiviti seMenJak seBulan LepaS

Petang td manakala sy asyik d bilik dg kenkawan RA lainnya sdg membelek-belek bbrp buku referensi dan sesekali tgk2 jek la laptop yg ade d dpn sy, tiba2 shj muncul YM drpd seorg kawan baik, yg duduk d sebuah college d Melaka, salah satu bandar bersejarah d semenanjung, seraya menyapa salam selepas lama tak bersua via chat. Lbh krg sejam jek kita berbual2 dlm bbrp soalan. Hehe,,, kawan baik sy nih, tanya pula pd sy, cam mana sy tak pnh update tu blog ini...satu soalan yg pelik pl nk bagi comment cam mana,,, iya ker?

Ada byk perkara mmg yg semenjak sebulan lepas bgitu byk jadual dan lawatan yg mesti sy ikuti,, walau sikit penat tp seronok sgt la,,,hehe,,cam refreshing jek. It's very nice program,,, Alhamdulillah, selama sbln lepas tu, sy pn ade masa nak tengok cam mana suasana dan keadaan komuniti d kampung orang. Drpd program itu, sy pn boleh melawat, malahan, dijemput tuk membentang kertas kerja di seminar internasional di Ternate, Maluku. Dan destinasi selanjutnya adalah Bandar Jayapura Papua, Indonesia. Nak maklumkan pl bahawa bandar Jayapura ini mrpkn wilayah sempadan paling timur Nusantara jer sebagai kawasan yg mengguna-pakai bahasa Melayu.

Selepas tu, 3 hari stlh balik k KL, sy pn langsung ikut kejohanan Sukan Universiti Kebangsaan Malaysia (SUKEM 2008)...wauu, surprise la, sbb sy dan kenkawan berjaya dapat pingat Emas sbg Johan 1 (juara 1) dlm kejohanan tenis d SUKEM 2008 ini. Takde masa yg selesa sgt jek, sbb sehari stlh SUKEM nk mesti pegi lg ke Bangkok, Thailand untuk memenuhi jemputan drpd sebuah International Conference atas anjuran ASEAN kerjasama dgn Chulalongkorn University, yg berlangsung pada 4-5hb Ogos 2008, sebuah university paling tersohor di negera jiran tersebut.

Balik k KL 6hb, rehat 2 hari shj, sbb lepas itu, pada 9hb nk ikut Kejohanan Sukan HUT RI ke-63 di Stadium Indoor Tun Abdul Razak, Jalan Duta, Bukit Jalil Kuala Lumpur atas anjuran KBRI Malaysia. Seronok la, sbb sy pn dpt bertemu dan berbual-bual scr langsung pl dgn Bapak Dubes Malaysia yg baru, yaitu Bpk Jenderal (Purn) Da'i Bachtiar ketika beliau hadir tuk merasmikan kejohanan ini. Dan, alhamdulilah sy pn dpt juara pl walaupn hny sebagai Johan III.....uhuuuiiii.
Memandangkan bbrp perkara itu, jd tak payah la, bila cam ni mgkn berimpak pl pd "pengisian" blog ini. Tp tak kesahla, malahan sy teringat pl dgn bualan org d kampng bhw "sekali mengudara sebulan menghilang"...hehe... mgkn cam itu la yg berlaku pd blog ini. Wallahu alam.

salam dr HK.

Friday, July 11, 2008

buttErfly maN

Ternyata di Dunia ini banyak makhluk hidup yang belum kita ketahui yah,contohnya mengenai kehidupan "Peri" (Fairy) yang masih banyak diliputi spekulasi dan kontroversi mengenai eksistensinya di Dunia. Didalam beberapa catatan kuno,seperti kitab-kitab peninggalan China kuno,banyak yang mengisahkan tentang kehidupan manusia-manusia kerdil bersayap ini. Mungkin orang ada yang percaya atau bahkan ada yang tidak percaya sama sekali mengenai kehidupan Fairy dibumi. Tapi yang pastinya,baru- baru ini,sebuh jasad makhluk hidup janggal yang memilik karakteristik mirip sebuah Fairy berhasil ditemukan.Kali ini berhasil ditemukan diwilayah pedesaan Derbyshire Countryside, Inggris.




Jasad makhluk ini detemukan oleh seorang warga diatas gundukan tanah disekitar pekarangan rumahnya. Saat pertamakali melihatnya,orang tersebut mengira makhluk ini merupakan jasad anak kecil,maka ia pun bergegas meraih telpon genggamnya untuk menghubungi Polisi. Karena dorongan rasa ingin tahu yang besar,Sebelum polisi tiba di TKP,ia sempat mendekat dan melihat-lihat jasad makhluk tsb. Didalam hatinya dia juga sempat berfikir dan merasa janggal,mengapa jasad makhluk kecil yang satu ini mempunyai sayap mirip dedaunan?dan badannya terlalu mungil untuk ukuran seorang balita? Bahkan ketika polisi tiba,mereka juga bingung dan tidak mengerti,sebenarnya ini makhluk apa?


Menurut laporan dari hasil X-ray,makhluk tersebut memiliki struktur tulang mirip dengan susunan tulang pada balita,namun pada badannya sedikit berongga seperti jenis2 hewan insecta. Uniknya,ia juga memiliki bentuk fisik mirip dengan manusia,mempunyai 2 tangan lengkap dengan 5 jari,dua kaki,dan pada bagian kepalanya terdapat lapisan jaringan kulit sangat tipis yang ditumbuhi rambut berwarna pirang keemasan. Tapi yang tidak habis dipikir,mengapa makhluk ini mempunyai sayap dan tinggi badannya tergolong sangat kecil,antara 10-20 cm tingginya. Jasadnya juga tidak membusuk,namun malah mengering dan sama sekali tidak mengeluarkan bau busuk. Pada struktur sayapnya sendiri,walaupun sekilas jika dilihat mirip dengan dedaunan, tetapi ini bukanlah merupakan sejenis daun,jika diraba maka akan terlihat perbedanya. Sayapnya mirip dengan struktur sayap hewan-hewan insecta pada umumnya.


Sampai saat ini,tim forensik yang meneliti jasad makhluk ini belum mengerti sepenuhnya mengenai jenis dan identitasnya. Tetapi dari berbagai kesimpulan yang didapat, makhluk tersebut memilik struktur DNA mirip dengan DNA manusia, namun juga terdapat banyak kesamaan dengan hewan-hewan insecta.


Di wilayah pedasaan Derbyshire Countryside, Inggris sendiri,menurut penuturan beberapa penduduk setempat,memang pada malam hari sering uncul sinar-sinar cemerlang misterius yang berterbangan dibeberapa tempat didaerah itu. Biasanya paling sering muncul disekitar pinggiran sungai yang disekelilingnya penuh ditumbuhi dengan pepohonan atau disekitar areal perkebunan mereka. Namun,mereka tidak tahu dengan pasti makhluk apakah yang mengeluarkan sinar cemerlang tersebut,jika didekati seolah-olah sinar itu meredup dan ahirnya menghilang begitu saja.



Sunday, July 6, 2008

main2 di UPM SerDanG

walau tugasan blm selesai jg smjk semalam, td pagi sy dan kenkawan dah siap k Serdang, tepatnya di Universiti Putra Malaysia. Kami k UPM pn krn untuk memenuhi jemputan friendly match atas anjuran tim tenis di sana. Pkl 7.15 pg kami bertolak drpd HK k UPM dgn guna 3 kereta.

Awalnya sih takde masalah, ttp yg jadi masalah, nyatanya kenkawan yg ikut dgn kereta yg kami guna, dan juga driver, tak satu pun yg faham sgt “alur jalan” dlm kampus UPM. Tak heran jek la, kami pn sempat bbrp kali tersesat pl,,,, berpusing2 menelusuri jalan2 antara gedung2 dan bangunan UPM yg luas sgt itu.

Sy sih tau sikit lah jalan k padang tenis tu, tp mesti lewat pintu utama UPM. Lewat pintu belakang sekali pn sy tak pernah. Masalahnya mmg ada pd driver tu yg msk kampus lewat pintu belakang,,, akhirnya tersesat juga. Awalnya kesal jg, tp stlh sy fikir2,, nyatanya bagus juga sbb sy pn boleh tengok2 la cam mana view keseluruhan gedung2 dsana. Sempat jek la baca nama2 gedung dan bangunan dsana. Drpd sebegitu byk gedung2 yg sy tengok2 nampaknya sy hny tertarik pd satu nama shj, iaitu Kolej 13… hehe,,, hny bangunan itu yg sy ingat sgt smp skrg, angka 13-nya sikit “unik”.

Walau hari ini hari ahad nampaknya d UPM ramai sgt. Kereta pn smpat “macet” bbrp kali sbb mesti beratur dgn bas dan kereta lain antara para student (mgkn student baru, andaian sy shj) yg bersiap2 menuju padang. Nampak wajah2 mrk ceria sgt tuk study d UPM,,, hehe,,, mcm student d UKM jek la. Tak lama kemudian, akhirnya nampak la padang tenis drpd kejauhan, kami pn senang sgt.

Anyway, pertandingan kami bermula pkl 8-11 pg, yg terbahagi dlm 10 set/game. Sy hny smpt main 2 game, dan alhamdulillah menang pula dlm 2 game. Walau pertandingan seru sgt, nampaknya tim tenis UKM msh lbh “unggul” dgn skor kemenangan 8-2 drpd UPM. Nampak pula mrk penasaran sgt dgn hasil kekalahan tu, shg sebaik sahaja mrk pn meminta kami tuk bertanding ulang lg d UKM bila2 masa ada jemputan dr pihak tim tenis UKM. Don’t worry, encik,,,!

Tp jujur nk katakan bhw sbnrnya main d UPM tu lbh seronok sbb nampaknya padang tenis d UPM tu lbh bersih dan “berkualiti” dbanding padang tenis UKM yg dah tua, tak terawat, catnya pn dah lepas2, cam takde ada perhatian jek la pihak berkebenaran tuk urus padang tu. Tp tak kesah la,,, mdh2 an suatu saat sy pn dpt k UPM lg,,, hehe,,, mgkn dlm moment yg berbeza,,,, iya ke? siapa tahu!
Kekdg jg muncul d fikiran, mcm mana ya bila nk studi jg d UPM,,, hehe,,, mgkn lebih “seru” atau lebih “seram” ya!
Tp satu hal yg tak terlupa,,,hehe,,, maaf, sy fikir blog ini takkan ada jek bila bukan drpd “orang UPM” yg “ngajarin”,,, thanks very much!
Wallahu alam.

Saturday, July 5, 2008

SUKU BUGIS, DARI SULSEL SAMPAI TANAH MELAYU

Orang Bugis, dikenal dengan sebutan To Ugi, tidak saja mendiami hampir seluruh kawasan di Sulawesi Selatan. Menurut Wikipedia, selain di pulau Sulawesi, orang Bugis juga menyebar di Pulau Jawa, Kepulauan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sumatera, hingga Ambon, Kepulauan Maluku Utara, sampai ke Papua. Kantong kantong orang Bugis di Papua terdapat di Timika, Sorong dan Jayapura.

Di luar Sulawesi Selatan, Orang Bugis ditemukan paling banyak di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Di Indonesia sendiri menurut sensus tahun 2000, jumlah orang Bugis sekitar 5 juta jiwa, 4 juta diantaranya berdiam di Sulawesi Selatan. Saat ini, orang Bugis di Indonesia diperkirakan berjumlah 7,5 Juta Jiwa. Di luar angka itu, (masih menurut wikipedia) diperkirakan ada sekitar 4 juta masyarakat Indonesia yang mengklaim dirinya sebagai keturunan Bugis.

Di luar Indonesia, orang Bugis yang sudah berbaur dengan masyarakat setempat, banyak ditemui di Malaysia. Tahun 2000 (menurut Wikipedia) Orang Bugis di Malaysia yang sudah menjadi bagian dari warga negara Malaysia ada sekitar 780.000 Jiwa. Saat ini diperkirakan orang Melayu keturunan Bugis mencapai 1 juta Jiwa. Mereka tersebar di Johor, Selangor, dan daerah semenanjung Malaysia lainnya, hingga ke wilayah Sabah dan terbanyak di Tawau.

(referensi : http://www.sabah.org.my/bm/daerah/daerah/twu/tawau/bugis.htm )

Suku bugis dikenal sebagai perantau ulung. Ini tidak bisa dipisahkan dari keinginan orang Bugis untuk hidup merdeka. Masyarakat Bugis mulai meninggalkan tanah nenek moyangnya, sejak terjadinya pertikaian etnik antara Kerajaan Bugis dan Makassar pada Abad ke 16 & 17, hingga saat Belanda masuk ke Indonesia di Abad ke 17 dan 18.

Mereka tidak hanya merantau tapi, orang bugis yang juga dikenal sebagai pejuang yang gagah berani menyebar ke seluruh pelosok Indonesia membantu mengusir penjajah. Raja Madura, Buton dan Lombok pernah meminta bantuan bala tentara Bugis ke Kekerajaan Bugis untuk mengusir penjajah dari tanah mereka.

Orang Bugis yang juga dikenal sebagai pelaut ulung, hingga saat ini tidak hanya menyebar di Indonesia, Malaysia dan Singapura tapi juga sampai ke Thailand, Philipina, Australia Utara hingga ke Madagaskar dan Afrika Selatan.

Umumnya warga Bugis mudah sekali beradaptasi dengan daerah yang mereka tinggali. Hal itu tidak terlepas dari falsafah hidup mereka ‘Dimana Langit Dijunjung, Disitu Bumi Dipijak’. Artinya, bahwa orang Bugis bisa menyesuaikan diri dimana pun mereka berada. Tidak heran, Orang Bugis di Malaysia, akan menjadi orang Melayu, begitu juga di Singapura dan Brunai.

Sejarah Singapura sendiri tidak bisa dilepaskan dari Orang Bugis. Menurur Wikipedia yang mengambil beberapa literatur, orang Bugis termasuk penduduk pertama yang mendiami Singapura, Batam dan pulau pulau di sekitarnya, termasuk Johor di semenanjung Malaysia. Itulah sebabnya, Orang Melayu baik di Kepulauan Riau, Jambi, Malaysia, Singapura dan Brunei, memiliki kekerabatan yang erat dengan Orang Bugis. Kampung Bugis yang kini terkenal dengan Bugis Village dan Bugis Junction adalah bukti adanya ikatan kekerabatan dan sejarah itu.

(Referensi : http://en.wikipedia.org/wiki/Bugis_Street )

Bukti lain adanya ikatan emosional orang Bugis dan Orang Melayu Malaysia, yakni adanya kaitan sejarah antara kedua etnik ini. Seperti yang ditulis dalam petikan Wikipedia berbahasa Melayu berikut :

“Bugis memainkan peranan yang penting dalam sejarah di Tanah Melayu. Mereka terlibat secara langsung atau tidak langsung di dalam politik dan perbalahan negeri-negeri Melayu ketika itu, terutama sekali negeri Johor. Ianya bermula apabila Daeng Loklok ingin memerintah Johor tetapi tidak dipersetujui oleh pemerintah negeri Johor Riau Lingga ketika itu, iaitu Raja Kechil. Ini menyebabkan Daeng Loklok atau Bendahara Husain meminta bantuan Raja-Raja Bugis untuk menumpaskan Raja Kechil. Bermula dari sinilah campur tangan Bugis di Tanah Melayu. Malah, anak Daeng Chelak, Raja Lumu, dinobatkan sebagai Sultan Selangor pertama.”

Di Indonesia orang Bugis, banyak bergelut di dunia politik, hukum, tatanegara, dan perdagangan. Mantan Presiden RI, BJ Habibie adalah peranakan Bugis-Gorontalo, Wakil Presiden RI saat ini, Jusuf Kalla dan juru bicara Kepresidenan, Andi Alfian Mallarangeng, juga Orang Bugis. Orang Bugis juga banyak bekerja sebagai Jaksa dan Hakim. Namun, tidak banyak orang Bugis yang menjadi Pengacara, konon karena orang Bugis terkenal dengan sifatnya yang tidak suka berdebat kusir.

Seperti halnya di Indonesia, orang Bugis di Malaysia juga banyak bergelut di dunia politik. Sebut saja Timbalan Perdana Menteri Malaysia(Wakil Perdana Menteri sekarang) Dato Seri Muhammad Najib Tun Razak adalah orang Bugis. Di parlemen Malaysia juga tercatat banyak Orang Melayu keturunan Bugis. Sultan Kerajaan Selangor pertama juga adalah Orang Bugis, yang secara turun temurun sudah menjadi bagian orang Melayu. Di Batam sendiri, Walikota yang memimpin Pulau Itu sekarang, Drs. Ahmad Dahlan, juga seorang perantau Bugis.

Saat ini, Orang Bugis menggunakan tiga bahasa utama di Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapura. Khusus di Indonesia mereka menggunakan bahasa Indonesia dan Bugis. Sedangkan di Malaysia, Brunei dan Singapura mereka menggunakan Bahasa Melayu dan Bugis. Di Philipina mereka memakai bahasa Tagalog.

Di luar Indonesia, Orang Bugis, sebagian besar tidak lagi menggunakan Bahasa Bugis sebagai bahasa sehari hari. Hanya segelintir orang bugis yang masih memakai bahasa Bugis sebagai bahasa pengantar dalam keluarga. Umumnya mereka adalah orang Bugis yang bermukim di wilayah Sabah dan Tawau.

Masyarakat Bugis mempunyai tradisi untuk menjaga keutuhan kesukuannya. Biasanya Orang Bugis lebih suka menikah sesamanya orang Bugis, bahkan biasanya mereka memilih menikah dengan kerabat terdekat. Salah satu tujuannya, agar ikatan kekeluargaan yang memang sudah sangat rapat, akan semakin dekat. Tradisi pernikahan seperti ini, berlaku hampir di semua masyarakat Bugis di mana pun. Namun, Orang Bugis, tidak menutup kemungkinan adanya pernikahan dengan suku suku lain.***

(lihat sumber)

Wednesday, July 2, 2008

MakAn dan siNetrOn

Bila waktu petang d ukm tiba, saya biasanya makan di dua tempat sahaja sama ada di kedai aras bawah bangunan canselori atw d kolej datu' onn (tempat favorit student2 d ukm). Setiap hari, kira2 pkl 02.30 ptg la, nampak ramai pl org2 pd nonton "sinetron" petang tu. Sinetron import Indonesia "anakku bukan anakku" sentiasa mjd tontonan favorit di sini bila masa tayang tiba.

Sbnrnya sejak dulu pn, sy tak minat sgt dgn sinetron2 mcm itu. Setting dan alurnya biasa shj, takde yg berlebih. Sinetron "anakku bukan anakku" lbh saya suka pd soundtrack lagunya shj, yang dinyanyikan oleh Opick feat Amanda. Ya, lirik lagu "alhamdulillah" itu nampak terasa lbh nyaman di telinga, sbb unsur religinya begitu terserlah. Bila awk nk dgr2 suara merdu Si Opick feat Amanda bolehlah awak klik shj bagian tengok2 (kiri) blog ini. Hehe

selamat menikmati!

mY eXpeDition







gambar2 tu adalah gambar2 yg sy amek ktika saya dan kenkawan melakukan aktiviti penyelidikan, cam expedition je la stahun lepas. Seronok sgt je ketika itu, sbb kita dah perolehi byk pengalaman. Malahan, kita pn dpt merasai perbezaan, mcm mana bila kita guna flight kecik2. Sbb flight cam ni pn sgt mencabar dan bergantung pl pd iklim, sama ada baik atau teruk. Tentu je beza sgt bila kita nk guna flight yg besar2, spt boeing atau airbus,, ujan lebat pn takde halangan tuk take off kn,,, tdo pn boleh jg... tp pswt kecik2 ni sikit pn saya tak dpt tdo sbb dalam apa jua perkara yg tdk diingini boleh shj berlaku,,, hehe
salam dr bangi!

Sunday, June 29, 2008

unAcQuainTed,,,










tenis Vs tesis

hampir sepekan blog ini sedikit stagnant. ada banyak cerita yang terselip di dalamnya, di tengah2 akumulasi rutinitas, perhatian, dan konsentrasi yang tidak termenej secara baik. walaupun demikian, tidak berarti blog2an terhenti secara total karena di saat yang bersamaan saya diminta pula oleh kawan2 tenis mania untuk "mengawal" sebuah blog mereka.

harus kuakui bahwa di sana memang tampak lebih menarik, dan suasananya pun sangat berbeda dengan blog yang telah saya buat. Keunikannnya mungkin saja terletak pada model dialog yang terbangun, sapa-menyapa, bahkan sindir-menyindir pun seolah-olah lebih hidup dan kadang menggelikan dapat kita temukan di sana.

selain itu, jadwal latihan setiap petang selama sepekan juga memerlukan waktu ekstra. alhamdulillah, rupanya keterlibatan dalam rutinitas kegiatan tenis-mania tersebut, tidaklah sia-sia, sebab hasil pertandingan fpti yang berlangsung sejak hari sabtu hingga ahad petang tadi, saya dan seorang kawan student di peringkat degree berhasil lolos masuk ke babak final, walaupun pada akhirnya hanya bertengger sebagai juara runner-up.

anyway, yang paling krusial bagi saya adalah rupanya kegiatan sepekan ini berimplikasi pada stagnantnya kegiatan lain yang jauh lebih urgent. penyempurnaan makalah untuk dua seminar internasional bulan depan (indonesia, thailand) adalah salah satu di antaranya. dan yang masih menjadi "momok" adalah penulisan tesis yang masih berjalan di tempat, sedikit pun tak ada progress sama sekali....

barangkali, inilah maksud dari kata seorang ustadz di kampung saya, bahwa "banyak orang yang telah mendahulukan yang sunnah, tetapi dia telah melupakan yang wajib".
jika seperti itu mau apalagi? aku pun pening dibuatnya!

wallahu alam!

fpti turnamen







Monday, June 23, 2008

FaeDah berPeLukan

12 Pelukan Sehari, Dijamin Tak Sakit-Sakitan Lagi .... !!!
"Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk pertumbuhan, awet muda, kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari," kata Virginia Satir, terapis keluarga.

Mungkin, Anda sedikit heran, benarkah pelukan memiliki kekuatan yang begitu hebat, hingga bisa membuat sehat, panjang umur, dan awet muda? Kapan terakhir kali Anda memeluk seseorang atau seseorang memeluk Anda? Jika jawabannya jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali, coba ingat-ingat, apa yang belakangan ini Anda rasakan? Bisa jadi Anda sering sakit-sakitan, depresi, stres, sakit kepala, dan emosional.

Berbagai penelitian menunjukkan terapi pelukan bisa menyembuhkan penyakit fisi dan psikis. Bisa mengatasi stres, depresi dan lain-lain. Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya kekuatan cinta yang mengelilingi mereka. Kekuatan ini yang membuat kekebalan tubuh kita semakin meningkat.

Pelukan Damai
Saat berpelukan, tubuh melepaskan oxytocin , hormon yang berhubungan dengan perasaan damai dan cinta. Hormon oxytocin ini membuat jantung dan pikiran sehat. Hormon oxytocin ini baru bisa keluar jika manusia memiliki kehidupan sehat & merasa damai dan tentram.
Terapi pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Terapi pelukan meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi tingkat stres, khususnya para profesional muda yang bekerja di kota metropolitan. Pelukan bukan berarti Anda harus mencari suami atau kekasih untuk melakukan hal ini.

Pelukan dapat dilakukan pada siapa saja dengan penuh kasih dan damai. Tentu saja pelukan ini bukan berkonotasi negatif apalagi mengikutsertakan gairah.
Pelukan ini juga bukan 'pelukan sosial', seperti berjabat tangan, mencium pipi kiri dan kanan, seperti yang dilakukan oleh budaya masyarakat beberapa negara pada saat pesta atau pertama kali bertemu. Pelukan yang dimaksud adalah pelukan saling menyentuh, tubuh dengan tubuh saling mengikat dan menyentuh. Ketika saling berpelukan, akan terasa perasaan nyaman dan damai.

Di Indonesia juga beberapa negara lainnya berpelukan hanya dilakukan pada pasangan suami istri, saudara, orang tua ke anaknya. Di Amerika sebuah lembaga ada yang mengkoordinir untuk mengadakan Free Hug di jalanan. Jangan kaget jika suatu hari, saat Anda berkunjung ke Amerika dan Eropa, melihat beberapa orang dengan papan besar di dada, bertuliskan Free Hug. Mereka adalah para relawan yang memberikan terapi pelukan pada setiap orang yang membutuhkan.

Anak Tumbuh Sehat

"Tapi, kita harus ingat. Walau sekadar jabat tangan dan menyentuh pipi dengan pipi, ini juga ada manfaatnya. Ada rasa kehangatan ketika kita saling berjabat tangan. Namun bila ini dilakukan lebih dari ini, yaitu dengan pelukan erat, tentu lebih bermanfaat, unsur terapinya lebih tinggi," ujar Dr. Bhagat, salah satu doktor yang meneliti pengaruh pelukan di India .

Diharapkan masyarakat mengerti akan manfaat sentuhan dan pelukan. Sehingga pasangan suami istri, semakin sering berpelukan dan bersentuhan. Juga makin sering memeluk anak-anaknya.

Seluruh bagian di kulit kita memiliki organ perasa. Dari ujung kaki hingga kepala adalah area yang sensitif bila disentuh. Bahkan ketika bayi masih di dalam kandungan walau dilindungi air ketuban, ia sangat menyukai sentuhan kasih sayang dari ke dua orang tuanya Jika sering disentuh, bayi dalam kandungan akan tumbuh menjadi bayi yang sehat dengan pertumbuhan yang bagus.

Selain itu secara psikis bayi akan tumbuh menjadi seorang yang penyayang.
Anak-anak yang sering disentuh, dibelai dan dipeluk oleh orang tuanya juga akan tumbuh menjadi anak yang sehat. Mereka akan merasa nyaman dan memiliki kepercayaan diri. Pertumbuhan dan kesehatan pun lebih bagus dibanding dengan anak-anak yang jarang disentuh, dibelai dan dipeluk.

Pada orang tua pun, sentuhan dan pelukan sangat berarti. Apalagi pada saat kehilangan seseorang, depresi, stres. Dengan berpelukan, orang dewasa merasa ada orang yang memperhatikan, ada orang yang mencintainya, membutuhkannya.
Seluruh kulit kita, sangat peka dengan pelukan, dan sangat membutuhkan sentuhan hangat dan erat.

Transformasi Rasa Nyaman
Seorang master reiki di Mumbai , India , berkata," pelukan adalah salah satu alat untuk bertransformasi. Dengan pelukan satu pribadi dengan pribadi lain semakin dekat. Jika hubungan Anda dengan orang lain renggang. Salah satu cara agar hubungan itu menghangat dengan memeluknya. Jika rumah tangga Anda diambang kehancuran, cobalah memeluk pasangan Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan bercerai. Selain itu, hidup Anda berdua akan lebih bahagia, sehat, dan awet muda. Serta Anda akan terhindar dari stress dan depresi."

Dr. Harold Voth, senior psikiater di Kansas, Amerika Serikat telah melakukan riset dengan beberapa ratus orang. Hasilnya, mereka yang berpelukan mampu mengusir depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, awet muda, tidur lebih nyenyak, lebih sehat. Jika Bayi atau anak-anak rewel atau sakit. Jangan biarkan mereka sendirian. Peluklah. Dengan memeluk, mereka akan merasa nyaman. Sehingga kekebalan tubuhnya lebih baik, dan kesehatan mereka pun akan jauh lebih baik. Anda sebagai orang tua pun mendapatkan efek baik dari terapi pelukan ini. Anda akan jauh lebih sehat, muda, terbebas dari depresi.

Pelukan dapat menyembukan sakit fisik dan psikis. Sentuhan yang dihasilkan dari pelukan membantu mengurangi rasa sakit.

Beberapa penyakit parah sering kali membuat penderitanya merasa frustasi, marah, tak mungkin penyakitnya bisa disembuhkan. Dengan pelukan, pasien yang frustasi ini merasa nyaman. Pelukan memberikan energi positif pada emosi pasien. Sehingga mengubah emosi negatifnya menjadi emosi positif. Apalagi bila pasien mendapatkan pelukan dari orang yang dicintainya. Bukankah cinta itu adalah kekuatan yang maha dahsyat, dan pelukan adalah salah satu cara untuk menyatakan cinta, atau suatu bentuk cinta.

Jadi tunggu apa lagi... ???

(sumber dr milis tetangga)

Thursday, June 19, 2008

13 Sifat Perempuan Yang Tidak Disukai Laki-Laki

Oleh: Ulis Tofa, Lc

Sebuah Pusat Kajian di Eropa telah mengadakan survai seputar 20 sifat perempuan yang paling tidak disukai laki-laki. Survai ini diikuti oleh dua ribu (2000) peserta laki-laki dari beragam umur, beragam wawasan dan beragam tingkat pendidikan.
Survai itu menguatkan bahwa ada 13 sifat atau tipe perempuan yang tidak disukai laki-laki:

Pertama, perempuan yang kelaki-lakian, "mustarjalah"
Perempuan tipe ini menempati urutan pertama dari sifat yang paling tidak disukai laki-laki. Padahal banyak perempuan terpandang berkeyakinan bahwa laki-laki mencintai perempuan "yang memiliki sifat perkasa". Namun survai itu justru sebaliknya, bahwa para peserta survai dari kalangan laki-laki menguatkan bahwa perempuan seperti ini telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah. Mereka menilai bahwa perangai itu tidak asli milik perempuan. Seperti sifat penunjukan diri lebih kuat secara fisik, sebagaimana mereka menyaingi laki-laki dalam berbagai bidang kerja, terutama bidang yang semestinya hanya untuk laki-laki… Mereka bersuara lantang menuntut haknya dalam dunia kepemimpinan dan jabatan tinggi! Sebagian besar pemuda yang ikut serta dalam survai ini mengaku tidak suka berhubungan dengan tipe perempuan seperti ini.

Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan lisannya "Tsartsarah"
Tipe perempuan ini menempati urutan kedua dari sifat yang tidak disukai laki-laki, karena perempuan yang banyak omong dan tidak memberi kesempatan orang lain untuk berbicara, menyampaikan pendapatnya, umumnya lebih banyak memaksa dan egois. Karena itu kehidupan rumah tangga terancam tidak bisa bertahan lebih lama, bahkan berubah menjadi "neraka".

Ketiga, perempuan materialistis "Maaddiyah"
Adalah tipe perempuan yang orientasi hidupnya hanya kebendaan dan materi. Segala sesuatu dinilai dengan harga dan uang. Tidak suka ada pengganti selain materi, meskipun ia lebih kaya dari suaminya.

Keempat
, perempuan pemalas "muhmalah"
Tipe perempuan ini menempati urutan keempat dari sifat perempuan yang tidak disukai laki-laki.

Kelima, perempuan bodoh "ghobiyyah"
Yaitu tipe perempuan yang tidak memiliki pendapat, tidak punya ide dan hanya bersikap pasif.

Keenam, perempuan pembohong "kadzibah"
Tipe perempuan yang tidak bisa dipercaya, suka berbohong, tidak berkata sebenarnya, baik menyangkut masalah serius, besar atau masalah sepele dan remah. Tipe perempuan ini sangat ditakuti laki-laki, karena tidak ada yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya, dan umumnya berkhianat terhadap suaminya.

Ketujuh, perempuan yang mengaku serba hebat "mutabahiyah"
Tipe perempuan ini selalu menyangka dirinya paling pintar, ia lebih hebat dibandingkan dengan lainnya, dibandingkan suaminya, anaknya, di tempat kerjanya, dan kedudukan materi lainnya…

Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau kalah dengan suaminya
Tipe perempuan yang selalu menunjukkan kekuatan fisiknya setiap saat.

Kesembilan, perempuan yang iri dengan perempuan lainnya.
Adalah tipe perempuan yang selalu menjelekkan perempuan lain.

Kesepuluh, perempuan murahan "mubtadzilah"
Tipe perempuan pasaran yang mengumbar omongannya, perilakunya, menggadaikan kehormatan dan kepribadiannya di tengah-tengah masyarakat.

Kesebelas, perempuan yang perasa "syadidah hasasiyyah"
Tipe perempuan seperti ini banyak menangis yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi masyghul dengan sikap cengengnya.

Keduabelas, perempuan pencemburu yang berlebihan "ghayyur gira zaidah"
Sehingga menyebabkan kehidupan suaminya terperangkap dalam perselisihan, persengketaan tak berkesudahan.

Ketigabelas, perempuan fanatis "mumillah"
Model perempuan yang tidak mau menerima perubahan, nasehat dan masukan meskipun itu benar dan ia membutuhkannya. Ia tidak mau menerima perubahan dari suaminya atau anak-anaknya, baik dalam urusan pribadi atau urusan rumah tangganya secara umum. Model seperti ini memiliki kemampuan untuk nerimo dengan satu kata, satu cara, setiap harinya selama tiga puluh tahun, tanpa ada rasa jenuh!

Ketika Laki-Laki Memilih
Dari hasil survai di Eropa itu, dikomparasikan dengan pendapat banyak kalangan dari para pemuda, para suami seputar hasil survai itu, maka bisa kita lihat pendapatnya sebagai berikut:

Sebut saja namanya Muhammad Yunus (36) tahun, menikah semenjak sebelas tahun, ia berkomentar:
"Saya sepakat dengan hasil survai itu. Terutama sifat "banyak omong dan malas". Tidak ada sifat yang lebih jelek dari perilaku mengumbar omongan, tidak bisa menahan lisan, siang-malam dalam setiap perbincangan, baik berbincangan serius atau canda, menjadikan suaminya dalam kondisi sempit, dan marah, apalagi suaminya telah menjalankan pekerjaan berat di luar, di mana ia membutuhkan ketenangan dan kejernihan pikiran di rumah.

Saya baru mengetahui dari rekan saya yang memiliki istri model ini, tidak bisa menahan lisannya di setiap pembicaraan, setiap waktu dan dengan semua orang. Suaminya telah menasehatinya berulang kali, agar bisa menahan omongan, namun ia tidak menggubris nasehatnya sehingga berakhir dengan perceraian.

Pada umumnya model istri yang banyak omong, itu lebih pemalas di rumahnya. Bagaimana ia menggunakan waktu yang cukup untuk mengurus rumah tangga dan anak-anaknya, sedangkan ia sibuk ngobrol dengan para tetangga dan teman?!.

Jamil Abdul Hadi, sebut saja namanya begitu, insinyur berumur 34 tahun, menikah semenjak 9 tahun, ia berkomentar:

"Tidak ada yang lebih buruk dari model perempuan yang materialistis, selalu menuntut setiap saat, meskipun suaminya menuruti permintaannya, ia terus meminta dan menuntut!!

Tipe perempuan ini, sayangnya tidak mudah menerima perubahan menuju lebih baik, tidak gampang menyesuaikan diri dalam kehidupan apa adanya. Boleh jadi kondisi demikian berangkat dari asuhan semenjak kecilnya. Saya tidak diuji Allah dengan model perempuan seperti ini, namun justru saya diuji dengan istri perasa dan cengeng.

Dengan tertawa Mahmud as Sayyid menerima hasil survai ini, ia berkomentar:
"Demi Allah, sungguh menarik ada lembaga atau Pusat Study yang menggelar survai dengan pembahasan seputar ini. Survai ini meskipun memiki cara pandang dan penilaian yang berbeda-beda, namun terungkap bahwa cara pandang itu satu sama lain tidak saling bertentangan… "

Lain lagi dengan Mahmud, sebut saja begitu. Belum menikah, mahasiswa di universitas. Ia berujar tentang mimpinya, yaitu istri yang akan mendampinginya, ia mengharap:
"Pasti saya menginginkan tidak mendapatkan istri yang memiliki tipe sebagaimana hasil survai di atas. Tetapi mengingat tidak ada istri yang "sempurna", karena itu saya masih mungkin menerima tipe perempuan di atas kecuali tipe perempuan pembohong. Istri pembohong akan lebih mudah mengkhianati, tidak menghormati hubungan suami-istri, tidak memelihara amanah, tidak bisa dipercaya. Setiap orang pada umumnya tidak menyenangi sifat bohong, baik laki-laki maupun perempuan itu sendiri. Karena akan berdampak negative pada anak-anaknya, karena anak-anak akan meniru dirinya!!.

Ketika ia ditanya tentang tipe perempuan "kelaki-lakian" . Perempuan yang menyerupai laki-laki dalam segala hal dan menyanginya dalam segala hal. Ia berkomentar:

"Tidak masalah berhubungan dengan istri tipe seperti ini, selagi sifat "kelaki-lakian" tidak mengalahkan dan mengibiri sifat aslinya. Selagi ia masih mengemban kerja dan tugas yang sesuai dengan tabiat perempuan, seperti nikah, mengandung, menyusui dan lainnya."

"Perempuan "kuat" menurut saya akan mengetahui bagaimana ia mengurus kebutuhan dirinya, mengarahkan dan mengatur keluarga dan anak-anaknya. Akan tetapi segala sesuatu ada batasnya yang tidak boleh diterjangnya. Sebagaimana seorang perempuan tidak suka terhadap laki-laki yang "banci", seperti berbicara dan berperilaku layaknya perempuan. Sebagaimana juga laki-laki tidak suka terhadap perempuan yang mengedepankan sifat kelaki-lakian… segala sesuatu ada batas ma'kulnya. Jika melampaui batas sewajarnya, yang terjadi adalah dampak negatif.

Tidak ada seorang istri yang "sempurna". Dan memang ada berbedaan cara penilaian dan cara pandang antara laki-laki satu dengan laki-laki lain. Namun ada kaidah umum yang disepakati oleh samua. Yaitu menolak sikap bohong, penipu, sebagaimana yang disebutkan sebelumnya."

Semoga tulisan ini menambah informasi dan pengalaman buat para istri dan calon istri. Dan tentunya bermanfaat bagi laki-laki, sehingga para suami mampu bermuasyarah atau berhubungan dengan istri-istrinya dengan cara makruf, sebagaimana yang digariskan dalam Al qur'an. Allah swt berfirman:

"Dan bergaullah dengan mereka (istri-istrimu) secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak." Al Nisa':19

Dan karena perempuan "syaqaiqur rijal" saudara kembar laki-laki, yang seharusnya saling mengisi dan menyempurnakan, untuk membangun "baiti jannati" sehingga keduanya mampu bersinergi untuk mewujudkan citanya itu dalam pengembaraan kehidupan ini. Allahu a'lam

(sumber dari milis jiran)

Film Sejarah Bugis-Melayu, tentang Cinta dan Kekuasaan

Bulang Cahaya, Novel Rida K Liamsi yang Difilmkan (1)

KISAH heroik orang Bugis pada abad ke-17 menjadi suatu yang tak terbantahkan. Tak heran jika banyak cerita perjuangan dan kepahlawanan, bahkan cinta dan kekuasaan yang kemudian muncul."Bulang Cahaya", sebuah novel karya Rida K Liamsi salah satu contohnya. Malah novel ini kemudian menjadi inspirasi lahirnya film "Bulang Cahaya."

BERBANGGALAH warga Sulsel, khususnya Bugis. Sebab tak lama lagi, sebuah film yang berkisah tentang orang Bugis akan muncul di permukaan. Film ini diproduksi di Indonesia dan Malaysia. Film ini diangkat dari novel karya Rida K Liamsi, CEO Riau Pos (grup Jawa Pos).

Sebagai film yang mengangkat sejarah Bugis-Melayu, shooting film ini pun sebagian dilaksanakan di Tana Luwu, yakni Palopo. Malah, untuk shooting perdana, pelaksanaannya akan dilakukan di sana.

Kenapa Palopo? Menurut Producer Executive, H Sudarman A. Ade, dipilihnya Palopo, sebab tempat ini menjadi daerah asal Daeng Celak. Daeng Celak ini merupakan bangsawan Bugis yang menjadi datuk Raja Djaafar, tokoh utama dalam novel Bulang Cahaya yang kemudian difilmkan.

"Chasting juga dilakukan di sana mulai Juli bulan depan. Usai shooting di Palopo, selanjutnya diteruskan di Makassar, Jakarta, provinsi Riau, Kepulauan Riau khususnya di Penyengat, serta Malaysia. Di Malaysia, film ini akan shooting sebagaimana isi novel," jelas Sudarman saat jumpa pers di Hotel Clarion, Rabu, 18 Juni malam tadi.


Hadir dalam jumpa pers masing-masing; Produser, Andi Hijriah Hamsina dan Mimi Lutmila, serta Datu Aziz Chemor bersama istri yang mewakili istri wakil perdana menteri Malaysia,
Datin Sri Rosma Binti Mansyur.

Novel yang difilmkan ini, bercerita kisah percintaan antara Raja Djaafar yang keturunan Bugis dengan Tengku Buntat yang keturunan Melayu. Tengku Buntat ini, pada zamannya, karena kecantikan parasnya digelar sebagai Bulang Cahaya atau cahaya di kampung Bulang tepatnya di Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

"Shooting penuh film ini dilakukan setelah lebaran. Pertengahan 2009 kita harap sudah edar. Ide cerita film ini lahir dari orang Bugis atau KKSS, tokoh Bugis yang ada di perantauan Riau, Kepulauan Riau, dan Jakarta. Penasihat film ini, termasuk wapres Jusuf Kalla, ketua umum KKSS Pusat, Andi Mallarangeng, wakil ketua MPR AM Fatwa, serta Andi Galib yang waktu itu dubes India," katanya.

Shooting film ini di Malaysia merupakan hasil kerja dengan Datu Azis Chemor, dan istri wakil perdana menteri Malaysia sebagai pendukung utama. Kebetulan juga wakil perdana menteri Malaysia masih keturunan Bugis.

Datu Azis mengatakan, pihak Malaysia, dalam hal ini dirinya bersama Datin Sri Rosma Binti Mansyur tertarik membantu sebab film Bulang Cahaya ini banyak membetulkan sejarah Malaysia. Contohnya Kuala Lumpur yang katanya dibuka orang Tiongkok padahal ternyata oleh orang Mandailing (Sumatera). Mereka datang membuat tambang Biji Timah.

"Alasan lain, pahlawan orang Bugis banyak membantu menegakkan kesultanan Melayu-Johor. Itu yang membuat saya sangat berminat mendukung film ini.

Tambahan pula, keakraban saya dengan wakil perdana menteri yang tak lain orang Bugis. Dukungan saya ini bermakna bahwa saya mendukung persaudaraan, penyatuan, silaturahmi, antara Sulawesi dengan Malaysia. Itu niat saya," tegas Azis yang sudah ke kerajaan Luwu bersama produser film ini. Azis juga merupakan warga Malaysia keturunan Sumatera Utara.

Produser, Mimi Lutmila mengatakan, film ini berkisah soal kasih tak sampai Raja Djaafar dengan Tengku Buntat yang keturunan Temanggung di Kerajaan Melayu Riau. Mereka lalu berpisah dan membawa cinta masing-masing hingga mati.

"Bahkan berdasarkan literatur, hingga akhir hayat, Tengku Buntat tidak mau memiliki keturunan dari suaminya, Tengku Husin. Itu karena saking cintanya ke Raja Djaafar. Raja Djaafar juga diperhadapkan pada cinta dan kekuasaan. Keduanya terpisah karena kekuasaan dan intrik politik pada masa itu," jelasnya.

Harapan Mimi, film ini akan menjadi motivasi bagi suku lain untuk mengangkat adat dan sejarahnya.
Produser, Andi Hijriah Hamsina, mengatakan, film ini dirintis sejak 2003 namun tak bisa direalisasikan. "Setelah bertemu Mimi dan membaca bukunya, saya tertarik. Isinya isi diri saya sendiri. Nenek moyang saya. Kenapa orang lain bisa mengangkat sejarahnya, saya tidak.

Di mana-mana, hingga Belanda, isi novel ini sama dengan buku di sana. Tidak ada yang berbeda. Opu Dg Rilaka Bangsawan Kerajaan Luwu, itu nenek saya. Saya sudah masuk ke istana, sepupu saya mengatakan itu kakek saya.

Jadi kenapa saya tidak terlibat dalam film ini," tegas Hijriah seraya melanjutkan bahwa film ini didukung tiga gubernur dan tentu saja pemerintah Malaysia melalui wakil perdana menterinya.

(sumber:http://cetak.fajar.co.id/news.php?newsid=68210)

Wednesday, June 18, 2008

alhamdulillah

tiada kata lain,kecuali ucapan alhamdulillah sbb nampaknya ada sdkt kemudahan yg terserlah pula d hadapan sy malam ini,,, hehe
Nk ucap trima ksh kpd jiran2 sy ........ khususnya kpd En. R yg ntar lg konvo...

Tuesday, June 17, 2008

no comment!

banyak hal yang "lain" dan "berubah" hari ini dan beberapa hari hadapan,,,,,,, untunglah masih ada laptop ini yg sentiasa menemani,,,,,,,
wallahu alam!

Sunday, June 15, 2008

manusia aneh "berjiran"

Pukul 21.00 jumaat malam lepas, ketika itu byk warga pemukiman kami nampak berpusu-pusu tuk mngambil air d sebuah lori tangki air (smcm kereta bomba) milik syarikat syabas, setelah selama 20 jam air tak mengalir k paip2 kawasan rmh flat kami.

Dgn sebuah baldi, sebaik sahaja sy dan seorng kawan turut pula beratur mngambil air mlm itu, d tengah2 ramainya manusia mlm itu. Ada byk raut muka yg nampak pd malam itu. Ada yg gembira sgt, dan ada pula yg bekeluh kesah dgn apa yg berlaku itu.

Ktika sy tlah selesai mngambil air, kulihat jiran rumah sy pn bergegas kluar rmh smbl membawa baldi miliknya. Memang ada yg agak “lucu” dgn cara kami bertetangga sbb semenjak setahun lepas km duduk d tempat itu, sekali pun kami tak prnh bertegur sapa. Malahan ktika berjmpa d tangga pn, senyum dan sapaan pn takde sama skali,,,, heran!

Memang aneh, sbb flat kami dan dia, yg terletak di aras 3, hanya terhad dgn sebuah dinding rmh sahaja, dan pintu flat kami dan dia pn hanya berjarak 20 cm shj.

Makhluk alien shj msh sentiasa bertegur sapa walau hidup d planet yg berbeza, bgm dgn manusia…
Sebegitu egoisnya k kita????
Uh,,, Kita "bukan" hidup d alam Eropah atw Amrik, tp kita hidup d alam Melayu, Tuan!!

Wallahu alam.

Friday, June 13, 2008

Hari ini lbh "teruk" dan "bau"

jumaat pg ini, ckup unik bg sy. Sbb rupanya smenjak semlm saluran air tak mengalir (macet)d rmh flat sy, dan kawasan kat rmh pn brlaku hal yg sama. Tak tau la, mcm mana hal ini brlaku pdhl kelmarin MB Selangor dan Syabas tlah meluluskan pmberian air percuma k org2 selangor yg bermula juni ini. Tp tak kesah la,,,,,

akibatnya, sy dan kenkawan srmh, seorg pn takde yg mandi d pg ini. Tentu shj yg km khuatirkan sgt adlh blmn kami nk (maaf, buang hajat) tp takde stock air sdkt pn d rmh. wauu, tak tau la mcm mana yg brlaku,,,,,,,,

tak lama kmudian, sorg kawan pn turun k bwh flat kami tuk beli air minum. Eh,,ktika dia tlah memasukkan wang coin k bill bayaran air, rupanya air pn tak kuar2 jg,,, nampaknya dia lupa bhw sememangnya mesin tu pn dapat supply air dr paip2 yg k rmh flat kami. Lucunya, bkn hny berlaku pd dia ttp jg byk org lain yg mengalami hal yg sama.

Aku pn menunggu sehingga pkl 09.00 tp nampaknya air blm mengalir2 jg. Akhirnya kuputuskan k kampus walau (maaf, blum mandi) sbb sepatutnya hr ini sy mesti jumpa dgn sang penyelia krn ada hal dgn beliau.

Stlh tiba d hentian smbl tunggu bas, tiba2 sy pn jumpa dgn kawan lainnya. Tanpa instruksi apa2, tiba2 ia pn berbual ttg kejadian ini. Scr singkat mulai la ia bercerita bhw ketika ia sedang mandi sambil guna shampoo tiba2 air mati (macet),,,hehe,,,

sy pn hny tertawa2 kecil dlm hati. Sbb sy pn fikir,,, macam mana la kawan ni mandi sambil guna shampoo tp takde air,,,tak tau la, mcm mana yd brlaku kala itu.

walau agak teruk hari ini, ttp trnyata ada jg kabar sukacita yg kutrima d hari ini,,hehe
dibalik keterukan nampaknya msh ada pl kebajikan2 yg tak prnh kufikirkan sebelumnya.

Salam dr Bangi!

Thursday, June 12, 2008

bersenang Ria FPT-I

Tepat pkl 10 mlm ini, kenkawan tenis mania baru shj slsai brmesyuarat ttg rancangan tour bln ini. Ada byk saranan yg muncul, misal k johor, port dickson, malahan pn ada rncngn ke universiti sabah malaysia, di KK. Debat pn brlangsung ckp mnarik, sbb msg2 org pn punya keinginan msg2, misalnya shj, sy pn sgt brmnat la bl kenkawan pilih k sabah, hehe, tu la cita2 dlm hati sy yg sbnr, walau akhirnya tk trwujud pl sbb polling kenkawan yg laen pn lbh mmilih port dickson, bl takde halangan mgkn rncngnnya insyaAllah 21hb ini. Tp takpe la yg penting kita ble fun-fun shj, jalin kebersamaan dan keberkesanan nampaknya lbh bermakna dbanding sndiri2. Yg lbh seronok pl sbb si Badu Tsonga berjaya mjd pengerusi dlm tour ini stlh blek dr USA,,,hehe kerana dollar dia byk akhirnya para tenis mania ditraktir pl dsiko mandre malam ini,,,hehe
Salam dr Hentian Kajang

Bos Pengemis Tinggal Nikmati Hidup

Cak To, begitu dia biasa dipanggil. Besar di keluarga pengemis, berkarir sebagai pengemis, dan sekarang jadi bos puluhan pengemis di Surabaya. Dari jalur minta-minta itu, dia sekarang punya dua sepeda motor, sebuah mobil gagah, dan empat rumah. Berikut kisah hidupnya.
---
Cak To tak mau nama aslinya dipublikasikan. Dia juga tak mau wajahnya terlihat ketika difoto untuk harian ini. Tapi, Cak To mau bercerita cukup banyak tentang hidup dan ''karir''-nya. Dari anak pasangan pengemis yang ikut mengemis, hingga sekarang menjadi bos bagi sekitar 54 pengemis di Surabaya.
Setelah puluhan tahun mengemis, Cak To sekarang memang bisa lebih menikmati hidup. Sejak 2000, dia tak perlu lagi meminta-minta di jalanan atau perumahan. Cukup mengelola 54 anak buahnya, uang mengalir teratur ke kantong. Sekarang, setiap hari, dia mengaku mendapatkan pemasukan bersih Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Berarti, dalam sebulan, dia punya pendapatan Rp 6 juta hingga Rp 9 juta.
Cak To sekarang juga sudah punya rumah di kawasan Surabaya Barat, yang didirikan di atas tanah seluas 400 meter persegi. Di kampung halamannya di Madura, Cak To sudah membangun dua rumah lagi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk emak dan bapaknya yang sudah renta. Selain itu, ada satu lagi rumah yang dia bangun di Kota Semarang.
Untuk ke mana-mana, Cak To memiliki dua sepeda motor Honda Supra Fit dan sebuah mobil Honda CR-V kinclong keluaran 2004.
***
Tidak mudah menemui seorang bos pengemis. Ketika menemui wartawan harian ini di tempat yang sudah dijanjikan, Cak To datang menggunakan mobil Honda CR-V-nya yang berwarna biru metalik.
Meski punya mobil yang kinclong, penampilan Cak To memang tidak terlihat seperti ''orang mampu''. Badannya kurus, kulitnya hitam, dengan rambut berombak dan terkesan awut-awutan. Dari gaya bicara, orang juga akan menebak bahwa pria kelahiran 1960 itu tak mengenyam pendidikan cukup. Cak To memang tak pernah menamatkan sekolah dasar.
Dengan bahasa Madura yang sesekali dicampur bahasa Indonesia, pria beranak dua itu mengaku sadar bahwa profesinya akan selalu dicibir orang. Namun, pria asal Bangkalan tersebut tidak peduli. ''Yang penting halal,'' ujarnya mantap.
Cak To bercerita, hampir seluruh hidupnya dia jalani sebagai pengemis. Sulung di antara empat bersaudara itu menjalani dunia tersebut sejak sebelum usia sepuluh tahun. Menurtu dia, tidak lama setelah peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI.
Maklum, emak dan bapaknya dulu pengemis di Bangkalan. ''Dulu awalnya saya diajak Emak untuk meminta-minta di perempatan,' ' ungkapnya.
Karena mengemis di Bangkalan kurang ''menjanjikan' ', awal 1970-an, Cak To diajak orang tua pindah ke Surabaya. Adik-adiknya tidak ikut, dititipkan di rumah nenek di sebuah desa di sekitar Bangkalan. Tempat tinggal mereka yang pertama adalah di emprean sebuah toko di kawasan Jembatan Merah.
Bertahun-tahun lamanya mereka menjadi pengemis di Surabaya. Ketika remaja, ''bakat'' Cak To untuk menjadi bos pengemis mulai terlihat.
Waktu itu, uang yang mereka dapatkan dari meminta-minta sering dirampas preman. Bapak Cak To mulai sakit-sakitan, tak kuasa membela keluarga. Sebagai anak tertua, Cak To-lah yang melawan. ''Saya sering berkelahi untuk mempertahankan uang,'' ungkapnya bangga.
Meski berperawakan kurus dan hanya bertinggi badan 155 cm, Cak To berani melawan siapa pun. Dia bahkan tak segan menyerang musuhnya menggunakan pisau jika uangnya dirampas. Karena keberaniannya itulah, pria berambut ikal tersebut lantas disegani di kalangan pengemis. ''Wis tak nampek. Mon la nyalla sebet (Kalau dia bikin gara-gara, langsung saya sabet, Red),'' tegasnya.
Selain harus menghadapi preman, pengalaman tidak menyenangkan terjadi ketika dia atau keluarga lain terkena razia petugas Satpol PP. ''Kami berpencar kalau mengemis,'' jelasnya.
Kalau ada keluarga yang terkena razia, mau tidak mau mereka harus mengeluarkan uang hingga ratusan ribu untuk membebaskan.
***
Cak To tergolong pengemis yang mau belajar. Bertahun-tahun mengemis, berbagai ''ilmu'' dia dapatkan untuk terus meningkatkan penghasilan. Mulai cara berdandan, cara berbicara, cara menghadapi aparat, dan sebagainya.
Makin lama, Cak To menjadi makin senior, hingga menjadi mentor bagi pengemis yang lain. Penghasilannya pun terus meningkat. Pada pertengahan 1990, penghasilan Cak To sudah mencapai Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per hari. ''Pokoknya sudah enak,'' katanya.
Dengan penghasilan yang terus meningkat, Cak To mampu membeli sebuah rumah sederhana di kampungnya. Saat pulang kampung, dia sering membelikan oleh-oleh cukup mewah. ''Saya pernah beli oleh-oleh sebuah tape recorder dan TV 14 inci,'' kenangnya.
Saat itulah, Cak To mulai meniti langkah menjadi seorang bos pengemis. Dia mulai mengumpulkan anak buah.
Cerita tentang ''keberhasilan' ' Cak To menyebar cepat di kampungnya. Empat teman seumuran mengikutinya ke Surabaya. ''Kasihan, panen mereka gagal. Ya sudah, saya ajak saja,'' ujarnya enteng.
Sebelum ke Surabaya, Cak To mengajari mereka cara menjadi pengemis yang baik. Pelajaran itu terus dia lanjutkan ketika mereka tinggal di rumah kontrakan di kawasan Surabaya Barat. ''Kali pertama, teman-teman mengaku malu. Tapi, saya meyakinkan bahwa dengan pekerjaan ini, mereka bisa membantu saudara di kampung,'' tegasnya.
Karena sudah mengemis sebagai kelompok, mereka pun bagi-bagi wilayah kerja. Ada yang ke perumahan di kawasan Surabaya Selatan, ada yang ke Surabaya Timur.
Agar tidak mencolok, ketika berangkat, mereka berpakaian rapi. Ketika sampai di ''pos khusus'', Cak To dan empat rekannya itu lantas mengganti penampilan. Tampil compang-camping untuk menarik iba dan uang recehan.
Hanya setahun mengemis, kehidupan empat rekan tersebut menunjukkan perbaikan. Mereka tak lagi menumpang di rumah Cak To. Sudah punya kontrakan sendiri-sendiri.
Pada 1996 itu pula, pada usia ke-36, Cak To mengakhiri masa lajang. Dia menyunting seorang gadis di kampungnya. Sejak menikah, kehidupan Cak To terus menunjukkan peningkatan. ..
***
Setiap tahun, jumlah anak buah Cak To terus bertambah. Semakin banyak anak buah, semakin banyak pula setoran yang mereka berikan kepada Cak To. Makanya, sejak 2000, dia sudah tidak mengemis setiap hari.
Sebenarnya, Cak To tak mau mengungkapkan jumlah setoran yang dia dapatkan setiap hari. Setelah didesak, dia akhirnya mau buka mulut. Yaitu, Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per hari, yang berarti Rp 6 juta hingga Rp 9 juta per bulan.
Menurut Cak To, dia tidak memasang target untuk anak buahnya. Dia hanya minta setoran sukarela. Ada yang setor setiap hari, seminggu sekali, atau sebulan sekali. ''Ya alhamdulillah, anak buah saya masih loyal kepada saya,'' ucapnya.
Dari penghasilannya itu, Cak To bahkan mampu memberikan sebagian nafkah kepada masjid dan musala di mana dia singgah. Dia juga tercatat sebagai donatur tetap di sebuah masjid di Gresik. ''Amal itu kan ibadah. Mumpung kita masih hidup, banyaklah beramal,'' katanya.
Sekarang, dengan hidup yang sudah tergolong enak itu, Cak To mengaku tinggal mengejar satu hal saja. ''Saya ingin naik haji,'' ungkapnya. Bila segalanya lancar, Cak To akan mewujudkan itu pada 2010 nanti... (ded/aza)
- Renni Andriani - (sumber: drpd milis tetangga,Kamis, 12 Juni 2008)

bahasa Kita

bln desember thn lepas, suatu ktika sy smpt shalat jumaat d masjid asy-syakirin kat Twin Tower, KLCC. Masjid yg indah itu pn nampak sgt eksotik antara gedung2 tinggi lainnya. Tak lama kemudian, wkt jumaat pn tlah masuk. Ada ssuatu hal mnarik pd masa itu, yaitu ktika sang Ustadz khutbah, bhs Inggeris sentiasa digunapakai smenjak memulai khutbah smp selesai pn, kecuali tuk pengucapan ayat2 dr al-Quran dan Hadits. Krn ini adalh kali ptama sy jumaat dsana, spatutnya la sy pn brtanya2 dlm hati, mcm mana hal mcm ini brlaku....
sskali sy tngok2 k kiri-kanan, dan bila selesai khutbah pn sy tngok pl org ramai d blakang. Kulihat nampak bhw ada lebih 90 peratus org Melayu yg kut jumaat wkt itu. Sy pn makin bertanya2 dlm hati,,,bukan k yg kut salat mayoriti melayu jg, mngapa bhs melayu pn sama skali tak dpakaiguna.......
Kala itu, sy hny berandai-andai shj, bhw hal ini berlaku krn KLCC adlh ramai pelancong2 dr luar negara,,,jd sepatutnya la bhs Inggeris dprgunakan...
Ya, bhs Inggeris mmg perlu sgt, tp bhs melayu pn sepatutnya la diambil berat pl. Bukankah bhs Melayu itu mrpkn identiti kita? Ini pl ke salah satu kekhuatiran slh satu penulis akhbar d Sinar Harian semalam bhw jgn smp "rosak Melayu, Inggeris pn tak menjadi"
Wallahu a'lam

Wednesday, June 11, 2008

teruk la maen petang ini!

nampaknya petang tadi sy maen teruk sgt. Sy pn tak tahu pulak mcm mana yg brlaku. Semenjak datang d court smp slesai pn, sy takde markah menang skalipn, trakhir pn tewas dlm satu mata,,, pening pl rasanya tak berjaya,,,,,sikit brbeza dgn semalam, maen hebat sgt,,,, ah, tak kesah la, esok2 pn boleh ................!!!!

awak stress tak?

pagi ini, sy bergegas k fssk ukm tuk mmenuhi jemputan kwn sermh yg smnr proposal 2 jam lepas. Ckp mnarik pl pnyelidikan yg ia nk selidiki, stdknya ada maklumat tambahn pl buat sy, utamanya ttg soalan stress. Syarahan kawan tsb diungkapkan bhw nyatanya stress mmberi kesan sama ada positif atw negatif. Slm ini mmg dlm fahaman sy hny terhad pd impak stress negatif shj, trnyata ada pl positifnya (eutress): membekal tenaga, keberanian, dan desakan utk berjaya, hehe boleh la.... sbb tentu shj hrpn siswazah mcm kami2 ni tentulah stress positif itu la,, bl ia tkde mcm tu sukar sgt la tuk melewati masa studi spt ini, sbb bbrp soalan tiba2 dpt terserlah pl dhdpn kita.

Salam dr PTSL!

Tuesday, June 10, 2008

kongres IX bahasa Indonesia 2008

Penerimaan abstrak makalah Kongres IX Bahasa Indonesia masih dibuka hingga akhir Juni ke alamat:

Panitia Kongres IX Bahasa Indonesia
Pusat Bahasa
Departemen Pendidikan Nasional
Rawamangun, Jakarta 13220
Telepon (021) 4894564, 4750406, 4706288
Faksimile (021) 4750407; 4750405
Pos-el (e-mail): pusba@indo.net.id dan cc ke pb@diknas.go.id, cynntia_imut@yahoo.com
PUSAT BAHASA
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Monday, June 9, 2008

suara pasar malam,,,

Isnin ini brtepatan dgn jadual pasar malam persis d dpn rumah flat kami. Sesekali memang nk keluar teras rmh smbl tngok org ramai lalu lalang d bwh sana. Cm masalahnya mmg sdkt mngganggu pl dgn suara2 mesin elektrik para penjual sana bl nk bljr. Bila nk tutup pintu penat pula rasanya, walau akhirnya kubiarkn sj trbuka lebar2 pintu itu. walau sy sedar btul, bhw dibalik suara2 itu trdapat bnyk harapan, asa, kebahagiaan, skaligus ghirah hidup bg byk org. Ya, bgm tdk, suara itu adlh sumber maisyah dan paip2 nafkah mrk sbgmn sy pn beriltizam tuk hidup lbh layak dmasa hdpn. Hehe, sy mmg kadang egois, bgitu kata hatiku. Ya, bgitulah, kita kadang egois dng diri kita sendiri,,,walau dlm byk hal kita perlu org lain pula.
Wallahu a'lam.

Celana senjA

by joko pinurbo

Daun-daun celana berguguran
di senja tersayang.
Di senja tersayang
daun-daun celana berguguran.

Merah, kuning, hijau, biru
bertaburan di halaman.
Hitam, putih, jingga, ungu
dicumbu angin dan hujan.

Angin dan hujan menerpa
pohon celana tercinta.
Pohon mimpi. Pohon luka
Pohon rindu. Pohon kenangan.

Di bawah pohon cinta
daun-daun celana bertebaran.
Dipungut ibu, dimasukkan
dalam keranjang.

Daun-daun celana berguguran
di senja tersayang.
Di senja tersayang
daun-daun celana berguguran.

(2007)

Nonton Bareng,,,,

Petang hari semalam, sesudah mengutak-atik bbrp referensi dan sdkt tuisyen drpd Sang Cikgu via ym d salah satu ruang cyber UKM, kuberanjak dr tempatku sebab seblumnya tlah ada pakatan dgn kenkawan tenis mania tuk latihan petang itu. Bukan kerana takde hujah la, sbb d pagi harinya hujan pn msh turun lebat sangat. Mau tak mau, jadual kami pn didelay shingga petang itu.
Semalam sememangnya masa yg seronok sgt, sebab d mlm harinya, kami boleh nonton bareng (sikit beza la dng lepak2) dng kenkawan lain menyaksikan kejohanan dua sukan skaligus, yaitu MotoGP d Pelitaran Catalunya Circuit, yg dihiasi dng kegemilangan Pedrosa, Valentino Rossi dan Casey Stoner.
Selain itu ada pula kejohanan French Open 2008 di Roland Garos, antara Roger Federer (peringkat nombor 1 dunia) versus Rafael Nadal (no. 2 dunia). Encik Mansur n Bang Dahyunir nampak kecewa sgt krn Nadal tlah menewaskan Federer dng skor 6-1, 6-3, 6-0, sesekali En. Mansur pn beristighfar manakala Federer berbuat salah….
Bagi sy ini “menarik”, sbb dlm suasana keseronokan pn ungkapan2 suci mcm itu msh terserlah pula, hehe.
Tak kesah la, sy pn mengidolakan Si Nadal tuk jd pemenang sekaligus pencabar yg sebenar. Bukan sahaja krn ia mara dan menang hattrick atas Federer atw mengikut senarai record Bjorn Berg sbg pemenang kali ke-4, winner 2005, 2006, 2007, 2008, ttp sy pn trtarik dgn gaya forehand yg sikit brbeza dan unik dng gaya forehand petenis lainnya.
Sewajarnya la sy cakap mcm itu, sbb kita pn tertarik dng seseorg krn memang ada yg “menarik” daripadanya. Iya ke?
So, apapun hasilnya, bola itu bundar. Ada masa tuk berjaya dan ada pula masa berundur. Nampaknya karier Federer berundur tak lama lagi, barangkali sahaja 1-2 tahun lagi,,, Maaf, ini andaian sy sahaja, realibilitinya pn belum pasti pula. Tak perlu khawatir la, bila2 ada masa nak tanya kpd Sang Cikgu…. macam experiential watching.. Hehe, addempengika!
Salam!

Sunday, June 8, 2008

Ketiadaan "DeGaga"

Terminologi "degaga" sebenarnya berangkat drpd secuil pengertian yg lebih kurang "degaga = dek (tdk) gaga (apa-apa)", scr harfiah "takde apa2 sama sekali". Makna filosofinya mgk lbh berpautan dgn "ketiadaan kita" dlm makna yg lbh luas. Kita sedar bhw kita pn hadir berpunca pd ketiadaan kita, sama ada berpautan dgn ilmu, wawasan, skill, wang, material, bahkan kawan pn tak ada. Melalui perjalanan waktu, dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun, pautan2 itu kemudian "berkumpul" dan hadir pd diri kita masing2. Begitu pula sebaliknya, suatu ketika ia pn akan "berlepas" satu demi satu meninggalkan kita pula. Jd tak heran la, bila suatu masa kita msh punya wang dan kawan (misal sahaja), tapi suatu masa yg terelakkan pula ia pn kan meninggalkan kita. Begitu lah, hidup ini berputar, maka mau tak mau kita pn kan ikut dlm ayunan roda kehidupan ini. Tak ada pilihan lain, kcuali ikut dgn putaran roda itu, sebab bila tidak, kita akan tergilas dgn ayunan roda-roda itu. Thanks...

bukan sekadar basa-basi

Setahu sy, blog ini ialah blog kali ke-3 yang pernah saya guna. Blog pertama dibuatkan oleh seorang kawan (tdk prnah dipake, bhkn tak prnh tengok lg), yg kedua juga hasil bimbingan dr seorang kawan lainnya by inisial SD or WN yg tlah bertungkus lumus dan berbaik hati mengajari sy buat blog via ym online seminggu lalu. Lucunya, blog 1 sy sdh tak tahu lagi namanya, dan blog 2 pun lupa pula kata laluannya (password). Jd sy mhn maaf kpd cikgu y, blog ke-2 pn takde semakan sama sekali.
Dlm bnyk hal mgkn sy trmsk orang dlm kategori “pelupa”. Ketika masalah spt ini muncul, alih-alih sy pn tringat dgn lirik lagu Si Candil vokalis Seriuoss Band “rocker juga manusia”, mk tak payah la bl sy pn nak kata, Ph.D student juga manusia!!!
Harus diakui bhw slm ini memang sy belum trlalu mengambil kira mngenai blog mcm ini. So, mgkn ini pula mnjd sebab penguasaan sy yg satu ini agak lambang, bukan berarti tak tahu sama sekali ttp lbh kpd tak ambil kira sama sekali. Pdhl blog mcm ini ckp konstruktif n malah tlah mendunia, walau sbagian msh terbatas pada “luahan” hati dan fikiran, bahkan sebagian lainnya telah menjadi “laungan” hati dan fikiran, yg kemudian masuk dan tersublimasi k dlm ranah yg lbh jauh, spt politik, sosial, akonomi dan budaya. Ketika Prof. Yusril Ihza Mahendra turun tahta sebagai menteri sekretaris negara RI (salah satu alumni PhD Universiti Sains Malaysia) ia pn buat blog yg dngnya ia dpt menuangkan idea, opini, dan sekaligus bantahan2nya ttg byk soalan, spt kasus Tommy Suharto dgn Bank Paribas yg konon mengait2kan dirinya. Ini mgkn skdr salah satu misal sahaja. Bahkan seingat saya, setahun lalu ribuan para blogger di Jakarta (maaf, lg2 lupa tanggalnya) berkumpul d bundaran HI memperingati, kl tak salah, hari blog se-dunia.
Mgkn sbgn lainnnya menjadikan blog mcm ini sbg wahana utk menyalurkan hobi msg2, dan pada titik tertentu dpt sj ia menjelma semcm “candu” thd org tertentu. Ya, dibalik hobi sememangnya tersimpan kesenangan, suka-cita, canda, yg kadang2 hanya org tertentu pula yg dpt merasakannya. Ketika sy blm tertarik dgn sukan tenis misalnya, sy pn sering berpandangan, untuk apa sukan spt itu, buang2 wkt, wang, tenaga, dsb. Ternyata “indahnya” tenis itu akan terasa ketika kita dpt melakukan forehand ataukah backhand secara berkesan, dan tentu saja lbh berkesan bila2 masa nak maen di padang rumput or padang tanah liat, ala Wibledon atau Roland Garos, mimpi kali yee. Begitu pula, ketika sy melihat pencinta sukan paralayang/paragliding di kawasan Puncak Bogor ataukah para pencinta surfing yg ada di Kuta Bali. Ya, hobi mmg kadang sedikit “aneh” tapi nyata, hehe.
Salam dari Bangi!