Sunday, June 29, 2008

unAcQuainTed,,,










tenis Vs tesis

hampir sepekan blog ini sedikit stagnant. ada banyak cerita yang terselip di dalamnya, di tengah2 akumulasi rutinitas, perhatian, dan konsentrasi yang tidak termenej secara baik. walaupun demikian, tidak berarti blog2an terhenti secara total karena di saat yang bersamaan saya diminta pula oleh kawan2 tenis mania untuk "mengawal" sebuah blog mereka.

harus kuakui bahwa di sana memang tampak lebih menarik, dan suasananya pun sangat berbeda dengan blog yang telah saya buat. Keunikannnya mungkin saja terletak pada model dialog yang terbangun, sapa-menyapa, bahkan sindir-menyindir pun seolah-olah lebih hidup dan kadang menggelikan dapat kita temukan di sana.

selain itu, jadwal latihan setiap petang selama sepekan juga memerlukan waktu ekstra. alhamdulillah, rupanya keterlibatan dalam rutinitas kegiatan tenis-mania tersebut, tidaklah sia-sia, sebab hasil pertandingan fpti yang berlangsung sejak hari sabtu hingga ahad petang tadi, saya dan seorang kawan student di peringkat degree berhasil lolos masuk ke babak final, walaupun pada akhirnya hanya bertengger sebagai juara runner-up.

anyway, yang paling krusial bagi saya adalah rupanya kegiatan sepekan ini berimplikasi pada stagnantnya kegiatan lain yang jauh lebih urgent. penyempurnaan makalah untuk dua seminar internasional bulan depan (indonesia, thailand) adalah salah satu di antaranya. dan yang masih menjadi "momok" adalah penulisan tesis yang masih berjalan di tempat, sedikit pun tak ada progress sama sekali....

barangkali, inilah maksud dari kata seorang ustadz di kampung saya, bahwa "banyak orang yang telah mendahulukan yang sunnah, tetapi dia telah melupakan yang wajib".
jika seperti itu mau apalagi? aku pun pening dibuatnya!

wallahu alam!

fpti turnamen







Monday, June 23, 2008

FaeDah berPeLukan

12 Pelukan Sehari, Dijamin Tak Sakit-Sakitan Lagi .... !!!
"Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk pertumbuhan, awet muda, kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari," kata Virginia Satir, terapis keluarga.

Mungkin, Anda sedikit heran, benarkah pelukan memiliki kekuatan yang begitu hebat, hingga bisa membuat sehat, panjang umur, dan awet muda? Kapan terakhir kali Anda memeluk seseorang atau seseorang memeluk Anda? Jika jawabannya jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali, coba ingat-ingat, apa yang belakangan ini Anda rasakan? Bisa jadi Anda sering sakit-sakitan, depresi, stres, sakit kepala, dan emosional.

Berbagai penelitian menunjukkan terapi pelukan bisa menyembuhkan penyakit fisi dan psikis. Bisa mengatasi stres, depresi dan lain-lain. Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya kekuatan cinta yang mengelilingi mereka. Kekuatan ini yang membuat kekebalan tubuh kita semakin meningkat.

Pelukan Damai
Saat berpelukan, tubuh melepaskan oxytocin , hormon yang berhubungan dengan perasaan damai dan cinta. Hormon oxytocin ini membuat jantung dan pikiran sehat. Hormon oxytocin ini baru bisa keluar jika manusia memiliki kehidupan sehat & merasa damai dan tentram.
Terapi pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Terapi pelukan meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi tingkat stres, khususnya para profesional muda yang bekerja di kota metropolitan. Pelukan bukan berarti Anda harus mencari suami atau kekasih untuk melakukan hal ini.

Pelukan dapat dilakukan pada siapa saja dengan penuh kasih dan damai. Tentu saja pelukan ini bukan berkonotasi negatif apalagi mengikutsertakan gairah.
Pelukan ini juga bukan 'pelukan sosial', seperti berjabat tangan, mencium pipi kiri dan kanan, seperti yang dilakukan oleh budaya masyarakat beberapa negara pada saat pesta atau pertama kali bertemu. Pelukan yang dimaksud adalah pelukan saling menyentuh, tubuh dengan tubuh saling mengikat dan menyentuh. Ketika saling berpelukan, akan terasa perasaan nyaman dan damai.

Di Indonesia juga beberapa negara lainnya berpelukan hanya dilakukan pada pasangan suami istri, saudara, orang tua ke anaknya. Di Amerika sebuah lembaga ada yang mengkoordinir untuk mengadakan Free Hug di jalanan. Jangan kaget jika suatu hari, saat Anda berkunjung ke Amerika dan Eropa, melihat beberapa orang dengan papan besar di dada, bertuliskan Free Hug. Mereka adalah para relawan yang memberikan terapi pelukan pada setiap orang yang membutuhkan.

Anak Tumbuh Sehat

"Tapi, kita harus ingat. Walau sekadar jabat tangan dan menyentuh pipi dengan pipi, ini juga ada manfaatnya. Ada rasa kehangatan ketika kita saling berjabat tangan. Namun bila ini dilakukan lebih dari ini, yaitu dengan pelukan erat, tentu lebih bermanfaat, unsur terapinya lebih tinggi," ujar Dr. Bhagat, salah satu doktor yang meneliti pengaruh pelukan di India .

Diharapkan masyarakat mengerti akan manfaat sentuhan dan pelukan. Sehingga pasangan suami istri, semakin sering berpelukan dan bersentuhan. Juga makin sering memeluk anak-anaknya.

Seluruh bagian di kulit kita memiliki organ perasa. Dari ujung kaki hingga kepala adalah area yang sensitif bila disentuh. Bahkan ketika bayi masih di dalam kandungan walau dilindungi air ketuban, ia sangat menyukai sentuhan kasih sayang dari ke dua orang tuanya Jika sering disentuh, bayi dalam kandungan akan tumbuh menjadi bayi yang sehat dengan pertumbuhan yang bagus.

Selain itu secara psikis bayi akan tumbuh menjadi seorang yang penyayang.
Anak-anak yang sering disentuh, dibelai dan dipeluk oleh orang tuanya juga akan tumbuh menjadi anak yang sehat. Mereka akan merasa nyaman dan memiliki kepercayaan diri. Pertumbuhan dan kesehatan pun lebih bagus dibanding dengan anak-anak yang jarang disentuh, dibelai dan dipeluk.

Pada orang tua pun, sentuhan dan pelukan sangat berarti. Apalagi pada saat kehilangan seseorang, depresi, stres. Dengan berpelukan, orang dewasa merasa ada orang yang memperhatikan, ada orang yang mencintainya, membutuhkannya.
Seluruh kulit kita, sangat peka dengan pelukan, dan sangat membutuhkan sentuhan hangat dan erat.

Transformasi Rasa Nyaman
Seorang master reiki di Mumbai , India , berkata," pelukan adalah salah satu alat untuk bertransformasi. Dengan pelukan satu pribadi dengan pribadi lain semakin dekat. Jika hubungan Anda dengan orang lain renggang. Salah satu cara agar hubungan itu menghangat dengan memeluknya. Jika rumah tangga Anda diambang kehancuran, cobalah memeluk pasangan Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan bercerai. Selain itu, hidup Anda berdua akan lebih bahagia, sehat, dan awet muda. Serta Anda akan terhindar dari stress dan depresi."

Dr. Harold Voth, senior psikiater di Kansas, Amerika Serikat telah melakukan riset dengan beberapa ratus orang. Hasilnya, mereka yang berpelukan mampu mengusir depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, awet muda, tidur lebih nyenyak, lebih sehat. Jika Bayi atau anak-anak rewel atau sakit. Jangan biarkan mereka sendirian. Peluklah. Dengan memeluk, mereka akan merasa nyaman. Sehingga kekebalan tubuhnya lebih baik, dan kesehatan mereka pun akan jauh lebih baik. Anda sebagai orang tua pun mendapatkan efek baik dari terapi pelukan ini. Anda akan jauh lebih sehat, muda, terbebas dari depresi.

Pelukan dapat menyembukan sakit fisik dan psikis. Sentuhan yang dihasilkan dari pelukan membantu mengurangi rasa sakit.

Beberapa penyakit parah sering kali membuat penderitanya merasa frustasi, marah, tak mungkin penyakitnya bisa disembuhkan. Dengan pelukan, pasien yang frustasi ini merasa nyaman. Pelukan memberikan energi positif pada emosi pasien. Sehingga mengubah emosi negatifnya menjadi emosi positif. Apalagi bila pasien mendapatkan pelukan dari orang yang dicintainya. Bukankah cinta itu adalah kekuatan yang maha dahsyat, dan pelukan adalah salah satu cara untuk menyatakan cinta, atau suatu bentuk cinta.

Jadi tunggu apa lagi... ???

(sumber dr milis tetangga)

Thursday, June 19, 2008

13 Sifat Perempuan Yang Tidak Disukai Laki-Laki

Oleh: Ulis Tofa, Lc

Sebuah Pusat Kajian di Eropa telah mengadakan survai seputar 20 sifat perempuan yang paling tidak disukai laki-laki. Survai ini diikuti oleh dua ribu (2000) peserta laki-laki dari beragam umur, beragam wawasan dan beragam tingkat pendidikan.
Survai itu menguatkan bahwa ada 13 sifat atau tipe perempuan yang tidak disukai laki-laki:

Pertama, perempuan yang kelaki-lakian, "mustarjalah"
Perempuan tipe ini menempati urutan pertama dari sifat yang paling tidak disukai laki-laki. Padahal banyak perempuan terpandang berkeyakinan bahwa laki-laki mencintai perempuan "yang memiliki sifat perkasa". Namun survai itu justru sebaliknya, bahwa para peserta survai dari kalangan laki-laki menguatkan bahwa perempuan seperti ini telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah. Mereka menilai bahwa perangai itu tidak asli milik perempuan. Seperti sifat penunjukan diri lebih kuat secara fisik, sebagaimana mereka menyaingi laki-laki dalam berbagai bidang kerja, terutama bidang yang semestinya hanya untuk laki-laki… Mereka bersuara lantang menuntut haknya dalam dunia kepemimpinan dan jabatan tinggi! Sebagian besar pemuda yang ikut serta dalam survai ini mengaku tidak suka berhubungan dengan tipe perempuan seperti ini.

Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan lisannya "Tsartsarah"
Tipe perempuan ini menempati urutan kedua dari sifat yang tidak disukai laki-laki, karena perempuan yang banyak omong dan tidak memberi kesempatan orang lain untuk berbicara, menyampaikan pendapatnya, umumnya lebih banyak memaksa dan egois. Karena itu kehidupan rumah tangga terancam tidak bisa bertahan lebih lama, bahkan berubah menjadi "neraka".

Ketiga, perempuan materialistis "Maaddiyah"
Adalah tipe perempuan yang orientasi hidupnya hanya kebendaan dan materi. Segala sesuatu dinilai dengan harga dan uang. Tidak suka ada pengganti selain materi, meskipun ia lebih kaya dari suaminya.

Keempat
, perempuan pemalas "muhmalah"
Tipe perempuan ini menempati urutan keempat dari sifat perempuan yang tidak disukai laki-laki.

Kelima, perempuan bodoh "ghobiyyah"
Yaitu tipe perempuan yang tidak memiliki pendapat, tidak punya ide dan hanya bersikap pasif.

Keenam, perempuan pembohong "kadzibah"
Tipe perempuan yang tidak bisa dipercaya, suka berbohong, tidak berkata sebenarnya, baik menyangkut masalah serius, besar atau masalah sepele dan remah. Tipe perempuan ini sangat ditakuti laki-laki, karena tidak ada yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya, dan umumnya berkhianat terhadap suaminya.

Ketujuh, perempuan yang mengaku serba hebat "mutabahiyah"
Tipe perempuan ini selalu menyangka dirinya paling pintar, ia lebih hebat dibandingkan dengan lainnya, dibandingkan suaminya, anaknya, di tempat kerjanya, dan kedudukan materi lainnya…

Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau kalah dengan suaminya
Tipe perempuan yang selalu menunjukkan kekuatan fisiknya setiap saat.

Kesembilan, perempuan yang iri dengan perempuan lainnya.
Adalah tipe perempuan yang selalu menjelekkan perempuan lain.

Kesepuluh, perempuan murahan "mubtadzilah"
Tipe perempuan pasaran yang mengumbar omongannya, perilakunya, menggadaikan kehormatan dan kepribadiannya di tengah-tengah masyarakat.

Kesebelas, perempuan yang perasa "syadidah hasasiyyah"
Tipe perempuan seperti ini banyak menangis yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi masyghul dengan sikap cengengnya.

Keduabelas, perempuan pencemburu yang berlebihan "ghayyur gira zaidah"
Sehingga menyebabkan kehidupan suaminya terperangkap dalam perselisihan, persengketaan tak berkesudahan.

Ketigabelas, perempuan fanatis "mumillah"
Model perempuan yang tidak mau menerima perubahan, nasehat dan masukan meskipun itu benar dan ia membutuhkannya. Ia tidak mau menerima perubahan dari suaminya atau anak-anaknya, baik dalam urusan pribadi atau urusan rumah tangganya secara umum. Model seperti ini memiliki kemampuan untuk nerimo dengan satu kata, satu cara, setiap harinya selama tiga puluh tahun, tanpa ada rasa jenuh!

Ketika Laki-Laki Memilih
Dari hasil survai di Eropa itu, dikomparasikan dengan pendapat banyak kalangan dari para pemuda, para suami seputar hasil survai itu, maka bisa kita lihat pendapatnya sebagai berikut:

Sebut saja namanya Muhammad Yunus (36) tahun, menikah semenjak sebelas tahun, ia berkomentar:
"Saya sepakat dengan hasil survai itu. Terutama sifat "banyak omong dan malas". Tidak ada sifat yang lebih jelek dari perilaku mengumbar omongan, tidak bisa menahan lisan, siang-malam dalam setiap perbincangan, baik berbincangan serius atau canda, menjadikan suaminya dalam kondisi sempit, dan marah, apalagi suaminya telah menjalankan pekerjaan berat di luar, di mana ia membutuhkan ketenangan dan kejernihan pikiran di rumah.

Saya baru mengetahui dari rekan saya yang memiliki istri model ini, tidak bisa menahan lisannya di setiap pembicaraan, setiap waktu dan dengan semua orang. Suaminya telah menasehatinya berulang kali, agar bisa menahan omongan, namun ia tidak menggubris nasehatnya sehingga berakhir dengan perceraian.

Pada umumnya model istri yang banyak omong, itu lebih pemalas di rumahnya. Bagaimana ia menggunakan waktu yang cukup untuk mengurus rumah tangga dan anak-anaknya, sedangkan ia sibuk ngobrol dengan para tetangga dan teman?!.

Jamil Abdul Hadi, sebut saja namanya begitu, insinyur berumur 34 tahun, menikah semenjak 9 tahun, ia berkomentar:

"Tidak ada yang lebih buruk dari model perempuan yang materialistis, selalu menuntut setiap saat, meskipun suaminya menuruti permintaannya, ia terus meminta dan menuntut!!

Tipe perempuan ini, sayangnya tidak mudah menerima perubahan menuju lebih baik, tidak gampang menyesuaikan diri dalam kehidupan apa adanya. Boleh jadi kondisi demikian berangkat dari asuhan semenjak kecilnya. Saya tidak diuji Allah dengan model perempuan seperti ini, namun justru saya diuji dengan istri perasa dan cengeng.

Dengan tertawa Mahmud as Sayyid menerima hasil survai ini, ia berkomentar:
"Demi Allah, sungguh menarik ada lembaga atau Pusat Study yang menggelar survai dengan pembahasan seputar ini. Survai ini meskipun memiki cara pandang dan penilaian yang berbeda-beda, namun terungkap bahwa cara pandang itu satu sama lain tidak saling bertentangan… "

Lain lagi dengan Mahmud, sebut saja begitu. Belum menikah, mahasiswa di universitas. Ia berujar tentang mimpinya, yaitu istri yang akan mendampinginya, ia mengharap:
"Pasti saya menginginkan tidak mendapatkan istri yang memiliki tipe sebagaimana hasil survai di atas. Tetapi mengingat tidak ada istri yang "sempurna", karena itu saya masih mungkin menerima tipe perempuan di atas kecuali tipe perempuan pembohong. Istri pembohong akan lebih mudah mengkhianati, tidak menghormati hubungan suami-istri, tidak memelihara amanah, tidak bisa dipercaya. Setiap orang pada umumnya tidak menyenangi sifat bohong, baik laki-laki maupun perempuan itu sendiri. Karena akan berdampak negative pada anak-anaknya, karena anak-anak akan meniru dirinya!!.

Ketika ia ditanya tentang tipe perempuan "kelaki-lakian" . Perempuan yang menyerupai laki-laki dalam segala hal dan menyanginya dalam segala hal. Ia berkomentar:

"Tidak masalah berhubungan dengan istri tipe seperti ini, selagi sifat "kelaki-lakian" tidak mengalahkan dan mengibiri sifat aslinya. Selagi ia masih mengemban kerja dan tugas yang sesuai dengan tabiat perempuan, seperti nikah, mengandung, menyusui dan lainnya."

"Perempuan "kuat" menurut saya akan mengetahui bagaimana ia mengurus kebutuhan dirinya, mengarahkan dan mengatur keluarga dan anak-anaknya. Akan tetapi segala sesuatu ada batasnya yang tidak boleh diterjangnya. Sebagaimana seorang perempuan tidak suka terhadap laki-laki yang "banci", seperti berbicara dan berperilaku layaknya perempuan. Sebagaimana juga laki-laki tidak suka terhadap perempuan yang mengedepankan sifat kelaki-lakian… segala sesuatu ada batas ma'kulnya. Jika melampaui batas sewajarnya, yang terjadi adalah dampak negatif.

Tidak ada seorang istri yang "sempurna". Dan memang ada berbedaan cara penilaian dan cara pandang antara laki-laki satu dengan laki-laki lain. Namun ada kaidah umum yang disepakati oleh samua. Yaitu menolak sikap bohong, penipu, sebagaimana yang disebutkan sebelumnya."

Semoga tulisan ini menambah informasi dan pengalaman buat para istri dan calon istri. Dan tentunya bermanfaat bagi laki-laki, sehingga para suami mampu bermuasyarah atau berhubungan dengan istri-istrinya dengan cara makruf, sebagaimana yang digariskan dalam Al qur'an. Allah swt berfirman:

"Dan bergaullah dengan mereka (istri-istrimu) secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak." Al Nisa':19

Dan karena perempuan "syaqaiqur rijal" saudara kembar laki-laki, yang seharusnya saling mengisi dan menyempurnakan, untuk membangun "baiti jannati" sehingga keduanya mampu bersinergi untuk mewujudkan citanya itu dalam pengembaraan kehidupan ini. Allahu a'lam

(sumber dari milis jiran)

Film Sejarah Bugis-Melayu, tentang Cinta dan Kekuasaan

Bulang Cahaya, Novel Rida K Liamsi yang Difilmkan (1)

KISAH heroik orang Bugis pada abad ke-17 menjadi suatu yang tak terbantahkan. Tak heran jika banyak cerita perjuangan dan kepahlawanan, bahkan cinta dan kekuasaan yang kemudian muncul."Bulang Cahaya", sebuah novel karya Rida K Liamsi salah satu contohnya. Malah novel ini kemudian menjadi inspirasi lahirnya film "Bulang Cahaya."

BERBANGGALAH warga Sulsel, khususnya Bugis. Sebab tak lama lagi, sebuah film yang berkisah tentang orang Bugis akan muncul di permukaan. Film ini diproduksi di Indonesia dan Malaysia. Film ini diangkat dari novel karya Rida K Liamsi, CEO Riau Pos (grup Jawa Pos).

Sebagai film yang mengangkat sejarah Bugis-Melayu, shooting film ini pun sebagian dilaksanakan di Tana Luwu, yakni Palopo. Malah, untuk shooting perdana, pelaksanaannya akan dilakukan di sana.

Kenapa Palopo? Menurut Producer Executive, H Sudarman A. Ade, dipilihnya Palopo, sebab tempat ini menjadi daerah asal Daeng Celak. Daeng Celak ini merupakan bangsawan Bugis yang menjadi datuk Raja Djaafar, tokoh utama dalam novel Bulang Cahaya yang kemudian difilmkan.

"Chasting juga dilakukan di sana mulai Juli bulan depan. Usai shooting di Palopo, selanjutnya diteruskan di Makassar, Jakarta, provinsi Riau, Kepulauan Riau khususnya di Penyengat, serta Malaysia. Di Malaysia, film ini akan shooting sebagaimana isi novel," jelas Sudarman saat jumpa pers di Hotel Clarion, Rabu, 18 Juni malam tadi.


Hadir dalam jumpa pers masing-masing; Produser, Andi Hijriah Hamsina dan Mimi Lutmila, serta Datu Aziz Chemor bersama istri yang mewakili istri wakil perdana menteri Malaysia,
Datin Sri Rosma Binti Mansyur.

Novel yang difilmkan ini, bercerita kisah percintaan antara Raja Djaafar yang keturunan Bugis dengan Tengku Buntat yang keturunan Melayu. Tengku Buntat ini, pada zamannya, karena kecantikan parasnya digelar sebagai Bulang Cahaya atau cahaya di kampung Bulang tepatnya di Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

"Shooting penuh film ini dilakukan setelah lebaran. Pertengahan 2009 kita harap sudah edar. Ide cerita film ini lahir dari orang Bugis atau KKSS, tokoh Bugis yang ada di perantauan Riau, Kepulauan Riau, dan Jakarta. Penasihat film ini, termasuk wapres Jusuf Kalla, ketua umum KKSS Pusat, Andi Mallarangeng, wakil ketua MPR AM Fatwa, serta Andi Galib yang waktu itu dubes India," katanya.

Shooting film ini di Malaysia merupakan hasil kerja dengan Datu Azis Chemor, dan istri wakil perdana menteri Malaysia sebagai pendukung utama. Kebetulan juga wakil perdana menteri Malaysia masih keturunan Bugis.

Datu Azis mengatakan, pihak Malaysia, dalam hal ini dirinya bersama Datin Sri Rosma Binti Mansyur tertarik membantu sebab film Bulang Cahaya ini banyak membetulkan sejarah Malaysia. Contohnya Kuala Lumpur yang katanya dibuka orang Tiongkok padahal ternyata oleh orang Mandailing (Sumatera). Mereka datang membuat tambang Biji Timah.

"Alasan lain, pahlawan orang Bugis banyak membantu menegakkan kesultanan Melayu-Johor. Itu yang membuat saya sangat berminat mendukung film ini.

Tambahan pula, keakraban saya dengan wakil perdana menteri yang tak lain orang Bugis. Dukungan saya ini bermakna bahwa saya mendukung persaudaraan, penyatuan, silaturahmi, antara Sulawesi dengan Malaysia. Itu niat saya," tegas Azis yang sudah ke kerajaan Luwu bersama produser film ini. Azis juga merupakan warga Malaysia keturunan Sumatera Utara.

Produser, Mimi Lutmila mengatakan, film ini berkisah soal kasih tak sampai Raja Djaafar dengan Tengku Buntat yang keturunan Temanggung di Kerajaan Melayu Riau. Mereka lalu berpisah dan membawa cinta masing-masing hingga mati.

"Bahkan berdasarkan literatur, hingga akhir hayat, Tengku Buntat tidak mau memiliki keturunan dari suaminya, Tengku Husin. Itu karena saking cintanya ke Raja Djaafar. Raja Djaafar juga diperhadapkan pada cinta dan kekuasaan. Keduanya terpisah karena kekuasaan dan intrik politik pada masa itu," jelasnya.

Harapan Mimi, film ini akan menjadi motivasi bagi suku lain untuk mengangkat adat dan sejarahnya.
Produser, Andi Hijriah Hamsina, mengatakan, film ini dirintis sejak 2003 namun tak bisa direalisasikan. "Setelah bertemu Mimi dan membaca bukunya, saya tertarik. Isinya isi diri saya sendiri. Nenek moyang saya. Kenapa orang lain bisa mengangkat sejarahnya, saya tidak.

Di mana-mana, hingga Belanda, isi novel ini sama dengan buku di sana. Tidak ada yang berbeda. Opu Dg Rilaka Bangsawan Kerajaan Luwu, itu nenek saya. Saya sudah masuk ke istana, sepupu saya mengatakan itu kakek saya.

Jadi kenapa saya tidak terlibat dalam film ini," tegas Hijriah seraya melanjutkan bahwa film ini didukung tiga gubernur dan tentu saja pemerintah Malaysia melalui wakil perdana menterinya.

(sumber:http://cetak.fajar.co.id/news.php?newsid=68210)

Wednesday, June 18, 2008

alhamdulillah

tiada kata lain,kecuali ucapan alhamdulillah sbb nampaknya ada sdkt kemudahan yg terserlah pula d hadapan sy malam ini,,, hehe
Nk ucap trima ksh kpd jiran2 sy ........ khususnya kpd En. R yg ntar lg konvo...

Tuesday, June 17, 2008

no comment!

banyak hal yang "lain" dan "berubah" hari ini dan beberapa hari hadapan,,,,,,, untunglah masih ada laptop ini yg sentiasa menemani,,,,,,,
wallahu alam!

Sunday, June 15, 2008

manusia aneh "berjiran"

Pukul 21.00 jumaat malam lepas, ketika itu byk warga pemukiman kami nampak berpusu-pusu tuk mngambil air d sebuah lori tangki air (smcm kereta bomba) milik syarikat syabas, setelah selama 20 jam air tak mengalir k paip2 kawasan rmh flat kami.

Dgn sebuah baldi, sebaik sahaja sy dan seorng kawan turut pula beratur mngambil air mlm itu, d tengah2 ramainya manusia mlm itu. Ada byk raut muka yg nampak pd malam itu. Ada yg gembira sgt, dan ada pula yg bekeluh kesah dgn apa yg berlaku itu.

Ktika sy tlah selesai mngambil air, kulihat jiran rumah sy pn bergegas kluar rmh smbl membawa baldi miliknya. Memang ada yg agak “lucu” dgn cara kami bertetangga sbb semenjak setahun lepas km duduk d tempat itu, sekali pun kami tak prnh bertegur sapa. Malahan ktika berjmpa d tangga pn, senyum dan sapaan pn takde sama skali,,,, heran!

Memang aneh, sbb flat kami dan dia, yg terletak di aras 3, hanya terhad dgn sebuah dinding rmh sahaja, dan pintu flat kami dan dia pn hanya berjarak 20 cm shj.

Makhluk alien shj msh sentiasa bertegur sapa walau hidup d planet yg berbeza, bgm dgn manusia…
Sebegitu egoisnya k kita????
Uh,,, Kita "bukan" hidup d alam Eropah atw Amrik, tp kita hidup d alam Melayu, Tuan!!

Wallahu alam.

Friday, June 13, 2008

Hari ini lbh "teruk" dan "bau"

jumaat pg ini, ckup unik bg sy. Sbb rupanya smenjak semlm saluran air tak mengalir (macet)d rmh flat sy, dan kawasan kat rmh pn brlaku hal yg sama. Tak tau la, mcm mana hal ini brlaku pdhl kelmarin MB Selangor dan Syabas tlah meluluskan pmberian air percuma k org2 selangor yg bermula juni ini. Tp tak kesah la,,,,,

akibatnya, sy dan kenkawan srmh, seorg pn takde yg mandi d pg ini. Tentu shj yg km khuatirkan sgt adlh blmn kami nk (maaf, buang hajat) tp takde stock air sdkt pn d rmh. wauu, tak tau la mcm mana yg brlaku,,,,,,,,

tak lama kmudian, sorg kawan pn turun k bwh flat kami tuk beli air minum. Eh,,ktika dia tlah memasukkan wang coin k bill bayaran air, rupanya air pn tak kuar2 jg,,, nampaknya dia lupa bhw sememangnya mesin tu pn dapat supply air dr paip2 yg k rmh flat kami. Lucunya, bkn hny berlaku pd dia ttp jg byk org lain yg mengalami hal yg sama.

Aku pn menunggu sehingga pkl 09.00 tp nampaknya air blm mengalir2 jg. Akhirnya kuputuskan k kampus walau (maaf, blum mandi) sbb sepatutnya hr ini sy mesti jumpa dgn sang penyelia krn ada hal dgn beliau.

Stlh tiba d hentian smbl tunggu bas, tiba2 sy pn jumpa dgn kawan lainnya. Tanpa instruksi apa2, tiba2 ia pn berbual ttg kejadian ini. Scr singkat mulai la ia bercerita bhw ketika ia sedang mandi sambil guna shampoo tiba2 air mati (macet),,,hehe,,,

sy pn hny tertawa2 kecil dlm hati. Sbb sy pn fikir,,, macam mana la kawan ni mandi sambil guna shampoo tp takde air,,,tak tau la, mcm mana yd brlaku kala itu.

walau agak teruk hari ini, ttp trnyata ada jg kabar sukacita yg kutrima d hari ini,,hehe
dibalik keterukan nampaknya msh ada pl kebajikan2 yg tak prnh kufikirkan sebelumnya.

Salam dr Bangi!

Thursday, June 12, 2008

bersenang Ria FPT-I

Tepat pkl 10 mlm ini, kenkawan tenis mania baru shj slsai brmesyuarat ttg rancangan tour bln ini. Ada byk saranan yg muncul, misal k johor, port dickson, malahan pn ada rncngn ke universiti sabah malaysia, di KK. Debat pn brlangsung ckp mnarik, sbb msg2 org pn punya keinginan msg2, misalnya shj, sy pn sgt brmnat la bl kenkawan pilih k sabah, hehe, tu la cita2 dlm hati sy yg sbnr, walau akhirnya tk trwujud pl sbb polling kenkawan yg laen pn lbh mmilih port dickson, bl takde halangan mgkn rncngnnya insyaAllah 21hb ini. Tp takpe la yg penting kita ble fun-fun shj, jalin kebersamaan dan keberkesanan nampaknya lbh bermakna dbanding sndiri2. Yg lbh seronok pl sbb si Badu Tsonga berjaya mjd pengerusi dlm tour ini stlh blek dr USA,,,hehe kerana dollar dia byk akhirnya para tenis mania ditraktir pl dsiko mandre malam ini,,,hehe
Salam dr Hentian Kajang

Bos Pengemis Tinggal Nikmati Hidup

Cak To, begitu dia biasa dipanggil. Besar di keluarga pengemis, berkarir sebagai pengemis, dan sekarang jadi bos puluhan pengemis di Surabaya. Dari jalur minta-minta itu, dia sekarang punya dua sepeda motor, sebuah mobil gagah, dan empat rumah. Berikut kisah hidupnya.
---
Cak To tak mau nama aslinya dipublikasikan. Dia juga tak mau wajahnya terlihat ketika difoto untuk harian ini. Tapi, Cak To mau bercerita cukup banyak tentang hidup dan ''karir''-nya. Dari anak pasangan pengemis yang ikut mengemis, hingga sekarang menjadi bos bagi sekitar 54 pengemis di Surabaya.
Setelah puluhan tahun mengemis, Cak To sekarang memang bisa lebih menikmati hidup. Sejak 2000, dia tak perlu lagi meminta-minta di jalanan atau perumahan. Cukup mengelola 54 anak buahnya, uang mengalir teratur ke kantong. Sekarang, setiap hari, dia mengaku mendapatkan pemasukan bersih Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Berarti, dalam sebulan, dia punya pendapatan Rp 6 juta hingga Rp 9 juta.
Cak To sekarang juga sudah punya rumah di kawasan Surabaya Barat, yang didirikan di atas tanah seluas 400 meter persegi. Di kampung halamannya di Madura, Cak To sudah membangun dua rumah lagi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk emak dan bapaknya yang sudah renta. Selain itu, ada satu lagi rumah yang dia bangun di Kota Semarang.
Untuk ke mana-mana, Cak To memiliki dua sepeda motor Honda Supra Fit dan sebuah mobil Honda CR-V kinclong keluaran 2004.
***
Tidak mudah menemui seorang bos pengemis. Ketika menemui wartawan harian ini di tempat yang sudah dijanjikan, Cak To datang menggunakan mobil Honda CR-V-nya yang berwarna biru metalik.
Meski punya mobil yang kinclong, penampilan Cak To memang tidak terlihat seperti ''orang mampu''. Badannya kurus, kulitnya hitam, dengan rambut berombak dan terkesan awut-awutan. Dari gaya bicara, orang juga akan menebak bahwa pria kelahiran 1960 itu tak mengenyam pendidikan cukup. Cak To memang tak pernah menamatkan sekolah dasar.
Dengan bahasa Madura yang sesekali dicampur bahasa Indonesia, pria beranak dua itu mengaku sadar bahwa profesinya akan selalu dicibir orang. Namun, pria asal Bangkalan tersebut tidak peduli. ''Yang penting halal,'' ujarnya mantap.
Cak To bercerita, hampir seluruh hidupnya dia jalani sebagai pengemis. Sulung di antara empat bersaudara itu menjalani dunia tersebut sejak sebelum usia sepuluh tahun. Menurtu dia, tidak lama setelah peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI.
Maklum, emak dan bapaknya dulu pengemis di Bangkalan. ''Dulu awalnya saya diajak Emak untuk meminta-minta di perempatan,' ' ungkapnya.
Karena mengemis di Bangkalan kurang ''menjanjikan' ', awal 1970-an, Cak To diajak orang tua pindah ke Surabaya. Adik-adiknya tidak ikut, dititipkan di rumah nenek di sebuah desa di sekitar Bangkalan. Tempat tinggal mereka yang pertama adalah di emprean sebuah toko di kawasan Jembatan Merah.
Bertahun-tahun lamanya mereka menjadi pengemis di Surabaya. Ketika remaja, ''bakat'' Cak To untuk menjadi bos pengemis mulai terlihat.
Waktu itu, uang yang mereka dapatkan dari meminta-minta sering dirampas preman. Bapak Cak To mulai sakit-sakitan, tak kuasa membela keluarga. Sebagai anak tertua, Cak To-lah yang melawan. ''Saya sering berkelahi untuk mempertahankan uang,'' ungkapnya bangga.
Meski berperawakan kurus dan hanya bertinggi badan 155 cm, Cak To berani melawan siapa pun. Dia bahkan tak segan menyerang musuhnya menggunakan pisau jika uangnya dirampas. Karena keberaniannya itulah, pria berambut ikal tersebut lantas disegani di kalangan pengemis. ''Wis tak nampek. Mon la nyalla sebet (Kalau dia bikin gara-gara, langsung saya sabet, Red),'' tegasnya.
Selain harus menghadapi preman, pengalaman tidak menyenangkan terjadi ketika dia atau keluarga lain terkena razia petugas Satpol PP. ''Kami berpencar kalau mengemis,'' jelasnya.
Kalau ada keluarga yang terkena razia, mau tidak mau mereka harus mengeluarkan uang hingga ratusan ribu untuk membebaskan.
***
Cak To tergolong pengemis yang mau belajar. Bertahun-tahun mengemis, berbagai ''ilmu'' dia dapatkan untuk terus meningkatkan penghasilan. Mulai cara berdandan, cara berbicara, cara menghadapi aparat, dan sebagainya.
Makin lama, Cak To menjadi makin senior, hingga menjadi mentor bagi pengemis yang lain. Penghasilannya pun terus meningkat. Pada pertengahan 1990, penghasilan Cak To sudah mencapai Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per hari. ''Pokoknya sudah enak,'' katanya.
Dengan penghasilan yang terus meningkat, Cak To mampu membeli sebuah rumah sederhana di kampungnya. Saat pulang kampung, dia sering membelikan oleh-oleh cukup mewah. ''Saya pernah beli oleh-oleh sebuah tape recorder dan TV 14 inci,'' kenangnya.
Saat itulah, Cak To mulai meniti langkah menjadi seorang bos pengemis. Dia mulai mengumpulkan anak buah.
Cerita tentang ''keberhasilan' ' Cak To menyebar cepat di kampungnya. Empat teman seumuran mengikutinya ke Surabaya. ''Kasihan, panen mereka gagal. Ya sudah, saya ajak saja,'' ujarnya enteng.
Sebelum ke Surabaya, Cak To mengajari mereka cara menjadi pengemis yang baik. Pelajaran itu terus dia lanjutkan ketika mereka tinggal di rumah kontrakan di kawasan Surabaya Barat. ''Kali pertama, teman-teman mengaku malu. Tapi, saya meyakinkan bahwa dengan pekerjaan ini, mereka bisa membantu saudara di kampung,'' tegasnya.
Karena sudah mengemis sebagai kelompok, mereka pun bagi-bagi wilayah kerja. Ada yang ke perumahan di kawasan Surabaya Selatan, ada yang ke Surabaya Timur.
Agar tidak mencolok, ketika berangkat, mereka berpakaian rapi. Ketika sampai di ''pos khusus'', Cak To dan empat rekannya itu lantas mengganti penampilan. Tampil compang-camping untuk menarik iba dan uang recehan.
Hanya setahun mengemis, kehidupan empat rekan tersebut menunjukkan perbaikan. Mereka tak lagi menumpang di rumah Cak To. Sudah punya kontrakan sendiri-sendiri.
Pada 1996 itu pula, pada usia ke-36, Cak To mengakhiri masa lajang. Dia menyunting seorang gadis di kampungnya. Sejak menikah, kehidupan Cak To terus menunjukkan peningkatan. ..
***
Setiap tahun, jumlah anak buah Cak To terus bertambah. Semakin banyak anak buah, semakin banyak pula setoran yang mereka berikan kepada Cak To. Makanya, sejak 2000, dia sudah tidak mengemis setiap hari.
Sebenarnya, Cak To tak mau mengungkapkan jumlah setoran yang dia dapatkan setiap hari. Setelah didesak, dia akhirnya mau buka mulut. Yaitu, Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per hari, yang berarti Rp 6 juta hingga Rp 9 juta per bulan.
Menurut Cak To, dia tidak memasang target untuk anak buahnya. Dia hanya minta setoran sukarela. Ada yang setor setiap hari, seminggu sekali, atau sebulan sekali. ''Ya alhamdulillah, anak buah saya masih loyal kepada saya,'' ucapnya.
Dari penghasilannya itu, Cak To bahkan mampu memberikan sebagian nafkah kepada masjid dan musala di mana dia singgah. Dia juga tercatat sebagai donatur tetap di sebuah masjid di Gresik. ''Amal itu kan ibadah. Mumpung kita masih hidup, banyaklah beramal,'' katanya.
Sekarang, dengan hidup yang sudah tergolong enak itu, Cak To mengaku tinggal mengejar satu hal saja. ''Saya ingin naik haji,'' ungkapnya. Bila segalanya lancar, Cak To akan mewujudkan itu pada 2010 nanti... (ded/aza)
- Renni Andriani - (sumber: drpd milis tetangga,Kamis, 12 Juni 2008)

bahasa Kita

bln desember thn lepas, suatu ktika sy smpt shalat jumaat d masjid asy-syakirin kat Twin Tower, KLCC. Masjid yg indah itu pn nampak sgt eksotik antara gedung2 tinggi lainnya. Tak lama kemudian, wkt jumaat pn tlah masuk. Ada ssuatu hal mnarik pd masa itu, yaitu ktika sang Ustadz khutbah, bhs Inggeris sentiasa digunapakai smenjak memulai khutbah smp selesai pn, kecuali tuk pengucapan ayat2 dr al-Quran dan Hadits. Krn ini adalh kali ptama sy jumaat dsana, spatutnya la sy pn brtanya2 dlm hati, mcm mana hal mcm ini brlaku....
sskali sy tngok2 k kiri-kanan, dan bila selesai khutbah pn sy tngok pl org ramai d blakang. Kulihat nampak bhw ada lebih 90 peratus org Melayu yg kut jumaat wkt itu. Sy pn makin bertanya2 dlm hati,,,bukan k yg kut salat mayoriti melayu jg, mngapa bhs melayu pn sama skali tak dpakaiguna.......
Kala itu, sy hny berandai-andai shj, bhw hal ini berlaku krn KLCC adlh ramai pelancong2 dr luar negara,,,jd sepatutnya la bhs Inggeris dprgunakan...
Ya, bhs Inggeris mmg perlu sgt, tp bhs melayu pn sepatutnya la diambil berat pl. Bukankah bhs Melayu itu mrpkn identiti kita? Ini pl ke salah satu kekhuatiran slh satu penulis akhbar d Sinar Harian semalam bhw jgn smp "rosak Melayu, Inggeris pn tak menjadi"
Wallahu a'lam

Wednesday, June 11, 2008

teruk la maen petang ini!

nampaknya petang tadi sy maen teruk sgt. Sy pn tak tahu pulak mcm mana yg brlaku. Semenjak datang d court smp slesai pn, sy takde markah menang skalipn, trakhir pn tewas dlm satu mata,,, pening pl rasanya tak berjaya,,,,,sikit brbeza dgn semalam, maen hebat sgt,,,, ah, tak kesah la, esok2 pn boleh ................!!!!

awak stress tak?

pagi ini, sy bergegas k fssk ukm tuk mmenuhi jemputan kwn sermh yg smnr proposal 2 jam lepas. Ckp mnarik pl pnyelidikan yg ia nk selidiki, stdknya ada maklumat tambahn pl buat sy, utamanya ttg soalan stress. Syarahan kawan tsb diungkapkan bhw nyatanya stress mmberi kesan sama ada positif atw negatif. Slm ini mmg dlm fahaman sy hny terhad pd impak stress negatif shj, trnyata ada pl positifnya (eutress): membekal tenaga, keberanian, dan desakan utk berjaya, hehe boleh la.... sbb tentu shj hrpn siswazah mcm kami2 ni tentulah stress positif itu la,, bl ia tkde mcm tu sukar sgt la tuk melewati masa studi spt ini, sbb bbrp soalan tiba2 dpt terserlah pl dhdpn kita.

Salam dr PTSL!

Tuesday, June 10, 2008

kongres IX bahasa Indonesia 2008

Penerimaan abstrak makalah Kongres IX Bahasa Indonesia masih dibuka hingga akhir Juni ke alamat:

Panitia Kongres IX Bahasa Indonesia
Pusat Bahasa
Departemen Pendidikan Nasional
Rawamangun, Jakarta 13220
Telepon (021) 4894564, 4750406, 4706288
Faksimile (021) 4750407; 4750405
Pos-el (e-mail): pusba@indo.net.id dan cc ke pb@diknas.go.id, cynntia_imut@yahoo.com
PUSAT BAHASA
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Monday, June 9, 2008

suara pasar malam,,,

Isnin ini brtepatan dgn jadual pasar malam persis d dpn rumah flat kami. Sesekali memang nk keluar teras rmh smbl tngok org ramai lalu lalang d bwh sana. Cm masalahnya mmg sdkt mngganggu pl dgn suara2 mesin elektrik para penjual sana bl nk bljr. Bila nk tutup pintu penat pula rasanya, walau akhirnya kubiarkn sj trbuka lebar2 pintu itu. walau sy sedar btul, bhw dibalik suara2 itu trdapat bnyk harapan, asa, kebahagiaan, skaligus ghirah hidup bg byk org. Ya, bgm tdk, suara itu adlh sumber maisyah dan paip2 nafkah mrk sbgmn sy pn beriltizam tuk hidup lbh layak dmasa hdpn. Hehe, sy mmg kadang egois, bgitu kata hatiku. Ya, bgitulah, kita kadang egois dng diri kita sendiri,,,walau dlm byk hal kita perlu org lain pula.
Wallahu a'lam.

Celana senjA

by joko pinurbo

Daun-daun celana berguguran
di senja tersayang.
Di senja tersayang
daun-daun celana berguguran.

Merah, kuning, hijau, biru
bertaburan di halaman.
Hitam, putih, jingga, ungu
dicumbu angin dan hujan.

Angin dan hujan menerpa
pohon celana tercinta.
Pohon mimpi. Pohon luka
Pohon rindu. Pohon kenangan.

Di bawah pohon cinta
daun-daun celana bertebaran.
Dipungut ibu, dimasukkan
dalam keranjang.

Daun-daun celana berguguran
di senja tersayang.
Di senja tersayang
daun-daun celana berguguran.

(2007)

Nonton Bareng,,,,

Petang hari semalam, sesudah mengutak-atik bbrp referensi dan sdkt tuisyen drpd Sang Cikgu via ym d salah satu ruang cyber UKM, kuberanjak dr tempatku sebab seblumnya tlah ada pakatan dgn kenkawan tenis mania tuk latihan petang itu. Bukan kerana takde hujah la, sbb d pagi harinya hujan pn msh turun lebat sangat. Mau tak mau, jadual kami pn didelay shingga petang itu.
Semalam sememangnya masa yg seronok sgt, sebab d mlm harinya, kami boleh nonton bareng (sikit beza la dng lepak2) dng kenkawan lain menyaksikan kejohanan dua sukan skaligus, yaitu MotoGP d Pelitaran Catalunya Circuit, yg dihiasi dng kegemilangan Pedrosa, Valentino Rossi dan Casey Stoner.
Selain itu ada pula kejohanan French Open 2008 di Roland Garos, antara Roger Federer (peringkat nombor 1 dunia) versus Rafael Nadal (no. 2 dunia). Encik Mansur n Bang Dahyunir nampak kecewa sgt krn Nadal tlah menewaskan Federer dng skor 6-1, 6-3, 6-0, sesekali En. Mansur pn beristighfar manakala Federer berbuat salah….
Bagi sy ini “menarik”, sbb dlm suasana keseronokan pn ungkapan2 suci mcm itu msh terserlah pula, hehe.
Tak kesah la, sy pn mengidolakan Si Nadal tuk jd pemenang sekaligus pencabar yg sebenar. Bukan sahaja krn ia mara dan menang hattrick atas Federer atw mengikut senarai record Bjorn Berg sbg pemenang kali ke-4, winner 2005, 2006, 2007, 2008, ttp sy pn trtarik dgn gaya forehand yg sikit brbeza dan unik dng gaya forehand petenis lainnya.
Sewajarnya la sy cakap mcm itu, sbb kita pn tertarik dng seseorg krn memang ada yg “menarik” daripadanya. Iya ke?
So, apapun hasilnya, bola itu bundar. Ada masa tuk berjaya dan ada pula masa berundur. Nampaknya karier Federer berundur tak lama lagi, barangkali sahaja 1-2 tahun lagi,,, Maaf, ini andaian sy sahaja, realibilitinya pn belum pasti pula. Tak perlu khawatir la, bila2 ada masa nak tanya kpd Sang Cikgu…. macam experiential watching.. Hehe, addempengika!
Salam!

Sunday, June 8, 2008

Ketiadaan "DeGaga"

Terminologi "degaga" sebenarnya berangkat drpd secuil pengertian yg lebih kurang "degaga = dek (tdk) gaga (apa-apa)", scr harfiah "takde apa2 sama sekali". Makna filosofinya mgk lbh berpautan dgn "ketiadaan kita" dlm makna yg lbh luas. Kita sedar bhw kita pn hadir berpunca pd ketiadaan kita, sama ada berpautan dgn ilmu, wawasan, skill, wang, material, bahkan kawan pn tak ada. Melalui perjalanan waktu, dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun, pautan2 itu kemudian "berkumpul" dan hadir pd diri kita masing2. Begitu pula sebaliknya, suatu ketika ia pn akan "berlepas" satu demi satu meninggalkan kita pula. Jd tak heran la, bila suatu masa kita msh punya wang dan kawan (misal sahaja), tapi suatu masa yg terelakkan pula ia pn kan meninggalkan kita. Begitu lah, hidup ini berputar, maka mau tak mau kita pn kan ikut dlm ayunan roda kehidupan ini. Tak ada pilihan lain, kcuali ikut dgn putaran roda itu, sebab bila tidak, kita akan tergilas dgn ayunan roda-roda itu. Thanks...

bukan sekadar basa-basi

Setahu sy, blog ini ialah blog kali ke-3 yang pernah saya guna. Blog pertama dibuatkan oleh seorang kawan (tdk prnah dipake, bhkn tak prnh tengok lg), yg kedua juga hasil bimbingan dr seorang kawan lainnya by inisial SD or WN yg tlah bertungkus lumus dan berbaik hati mengajari sy buat blog via ym online seminggu lalu. Lucunya, blog 1 sy sdh tak tahu lagi namanya, dan blog 2 pun lupa pula kata laluannya (password). Jd sy mhn maaf kpd cikgu y, blog ke-2 pn takde semakan sama sekali.
Dlm bnyk hal mgkn sy trmsk orang dlm kategori “pelupa”. Ketika masalah spt ini muncul, alih-alih sy pn tringat dgn lirik lagu Si Candil vokalis Seriuoss Band “rocker juga manusia”, mk tak payah la bl sy pn nak kata, Ph.D student juga manusia!!!
Harus diakui bhw slm ini memang sy belum trlalu mengambil kira mngenai blog mcm ini. So, mgkn ini pula mnjd sebab penguasaan sy yg satu ini agak lambang, bukan berarti tak tahu sama sekali ttp lbh kpd tak ambil kira sama sekali. Pdhl blog mcm ini ckp konstruktif n malah tlah mendunia, walau sbagian msh terbatas pada “luahan” hati dan fikiran, bahkan sebagian lainnya telah menjadi “laungan” hati dan fikiran, yg kemudian masuk dan tersublimasi k dlm ranah yg lbh jauh, spt politik, sosial, akonomi dan budaya. Ketika Prof. Yusril Ihza Mahendra turun tahta sebagai menteri sekretaris negara RI (salah satu alumni PhD Universiti Sains Malaysia) ia pn buat blog yg dngnya ia dpt menuangkan idea, opini, dan sekaligus bantahan2nya ttg byk soalan, spt kasus Tommy Suharto dgn Bank Paribas yg konon mengait2kan dirinya. Ini mgkn skdr salah satu misal sahaja. Bahkan seingat saya, setahun lalu ribuan para blogger di Jakarta (maaf, lg2 lupa tanggalnya) berkumpul d bundaran HI memperingati, kl tak salah, hari blog se-dunia.
Mgkn sbgn lainnnya menjadikan blog mcm ini sbg wahana utk menyalurkan hobi msg2, dan pada titik tertentu dpt sj ia menjelma semcm “candu” thd org tertentu. Ya, dibalik hobi sememangnya tersimpan kesenangan, suka-cita, canda, yg kadang2 hanya org tertentu pula yg dpt merasakannya. Ketika sy blm tertarik dgn sukan tenis misalnya, sy pn sering berpandangan, untuk apa sukan spt itu, buang2 wkt, wang, tenaga, dsb. Ternyata “indahnya” tenis itu akan terasa ketika kita dpt melakukan forehand ataukah backhand secara berkesan, dan tentu saja lbh berkesan bila2 masa nak maen di padang rumput or padang tanah liat, ala Wibledon atau Roland Garos, mimpi kali yee. Begitu pula, ketika sy melihat pencinta sukan paralayang/paragliding di kawasan Puncak Bogor ataukah para pencinta surfing yg ada di Kuta Bali. Ya, hobi mmg kadang sedikit “aneh” tapi nyata, hehe.
Salam dari Bangi!